Oleh. Mahyuddin Lubis “Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambaNya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar kami

oleh Tatan Daniel “Kampung yang dulu tempat Tualang merangkai impian, disentuhnya lagi. Simpang Keramat yang tak keramat lagi. Semua yang dulu kawannya bermain tak kelihatan

Oleh: Malubi “Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, meskipun kamu bersembunyi dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (Q.S.Annisa 78) Ayat Quran ini begitu jelas

Oleh : Malubi “Kami telah menentukan kematian atas kamu, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.” (Q.S.Waqiah 60). Sesungguhnya kematian itu telah ditentukan Allah bagi tiap-tiap

Catatan: Rd. Ace Sumanta SEBELUM menguraikan sasaran dan tujuan dalam pendalaman bahasan “Membaca Pusaka”, terlebih dahulu akan menyajikan satu judul puisi yaitu: JEJAK MENUAI PERGIDengan

Oleh. Tatan Daniel Amanda Gorman, gadis manis lulusan Universitas Harvard ini sungguh keren. Tak lama setelah ia turun dari podium, usai membacakan puisi yang membuat

Oleh. Riri Satria SAAT ini, sebagian besar kita memiliki smartphone. Nah, silakan perhatikan dengan seksama smartphonenya. Itu adalah sebuah produk teknologi yang dulunya merupakan produk

Oleh. Riri Satria PERJALANAN hidup membawa saya banyak berkenalan dengan berbagai manusia, baik di dunia akademik, bisnis, pemerintahan, sampai dengan kesenian. Ada mereka yang kemajuan

Oleh. Tatan Daniel TAK jelas siapa yang menulisnya. Mungkin seorang penjaga malam yang mabuk. Mungkin seseorang yang kebetulan singgah, lalu pergi begitu saja, tanpa menoleh

Oleh. Riri Satria Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menghambat peyebaran COVID-19 di berbagai wilayah di Indonesia telah membawa masyarakat Indonesia ke situasi yang disebut

Oleh: D. Roy Wijaya* Semua orang tahu bahwa RA. Kartini adalah pejuang emansipasi wanita. Namun tidak banyak yang tahu bahwa RA Kartini adalah seorang santri.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.