Selamat Hari Kartini dan Selamat Berjuang Bagi Perempuan Yang Berjuang Untuk Negeri

oleh -600 views
Moh. Syamsul Arifin

Oleh: Moh. Syamsul Arifin

‘Habislah gelap terbitlah terang’ Kalimat sarat dengan makna. Menggugah diri dari kepesimisan dan menanamkan keoptimisan bagi kaum perempuan. Mereka berkeyakinan suatau bahwa akan datang harapan indah yang menyelamatkan kaum perempuan. Kartini itulah nama perempuan yang mampu menggetarkan tanah jawa bahkan Nusantara.

Ia telah datang memberikan kontribusi besar bagi kaum perempuan pada masa itu. Dimana kaum perempuan kala itu dianggap sebelah mata dan tak mendapatkan hak layak seperti manusia pada umumnya lantaran tekanan daripada sebuah tradisi/budaya yang kian hari mengancam nasib kaum perempuan. Kaum perempuan tak ubahnya seperti budak yang hanya sebagai pelampiasanan nafsu belaka. Baginya adalah sebuah anomali manakala ada kaum perempuan yang mengenyam pendidikan. Perspektif yang kolot berdalih pendidikan hanya pantas untuk laki-laki saja.

BACA JUGA BOS:   Diplomasi Kopi di era Jokowi Bukan Sekedar Jargon

Ini mengakibatkan ketimpangan bagi kaum perempuan.Tangis yang membanjiri tanah Jepara kala itu atas budaya/ tradisi yang tak berkemanusiaan membuat Kartini yang emapti tak kuasa melihatnya hingga mau tak mau Kartini harus merubah paradigma yang salah ini dengan tiada lain beliau harus selalu berkontempalasi dan belajar untuk dapat pencerahan sehingga bisa mengeluarkan kaum perempuan dari himpitan intimidasi, ancamanan dan stigma masyarakat pada saat itu.

Walaupun kecaman, hinaan dan ancaman acapkali datang pada Kartini lantaran ia dianggap melawan arus yang menentang budaya/tradisi yang salah membuat Kartini harus benar-benar kebal. Kesabaran dan beranian Kartini membuahkan hasil atas kemerdekaan bagi kaum perempuan. Ia sudah memberikan bukti nyata bahwa yang ia lakukan adalah menegakkan kebenaran demi kemanusiaan agar tidak ada lagi penderitaan bagi kaum perempuan. Kini pembelaan tersebut yang kita kenal ‘emanspasi wanita’.

BACA JUGA BOS:   Diplomasi Kopi di era Jokowi Bukan Sekedar Jargon

Sungguh mengangkat harkat dan martabat perempuan. Dengan begitu perempuan punya identitas jelas. Terimakasih Ibu Kartini. Berkat perjuanganmu kaum perempuan terselamatkan dan mendapatkan hak pendidikan yang layak. Sehingga sekarang banyak perempuan – perempuan yang luarbiasa yang tiada lain adalah berkat buah manis dari perjuanganmu dulu yang dituai sekarangp.

BACA JUGA BOS:   Diplomasi Kopi di era Jokowi Bukan Sekedar Jargon

Alhamdulillah sekarang terlahir banyak Kartini – Kartin baru dengan perjuangan yang baru pula. Dan mampu berpartisipasi dalam menjaga negeri ini. Terlebih lagi dalam kondisi seperti ini. COVID19 menganacam negeri ini, banyak kaum perempuan yang ikut andil menjadi garda terdepan melawan COVID19an. Sehingga sekarang banyak perempuan – perempuan yang luarbiasa yang tiada lain adalah jelmaaan – jelmaan kartini baru hal ini tak terlepas dari perjuanganmu dulu. Maka dari itu kita semua mengucap terimakasih kepadanya dengan cara memperingati hari kelahiranmu, menjadi hari peringatanmu(Hari Kartini). Selamat hari kartini 21 April 1879 – 21 April 2020. (***)

*Penulis aktif menulis buku dan motivator