Kalimatan Utara Kebut Pembangunan Destinasi Wisata

oleh -469 views

Kalimatan Utara targetkan kunjungan wisatawan domestik sekitar 210 ribu orang dan  wisatawan mancanegara mencapai 6.000 oraang

TANJUNG SELOR – Biar sebagai provinsi termuda, Kalimantan Utara (Kaltara)  merasa yakin bisa ikut andil dalam menggiring pariwisata mancanegara ke Indonesia. Hal itu sebagaimana 15 juta wisatwan yang ditargetkan Kemenpar pada tahun 2017 ini.

Dari k data kunjungan wisatawan tiga tahun berturut-turut dari 2013 sampai 2015, total kunjungan wisatawan di Kalimantan Utara mencapai 605.721 wisatawan.

Rincinya, 590.541 wisatawan domestik dan 15.180 wisatawan mancanegara.

BACA JUGA BOS:   Sultan B. Najamudin: Pelaksanaan Protokol Kesehatan Pada Pilkada Serentak 2020 Tidak Bisa Ditawar

Ahmad Haerani Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Utara menjelaskan, target kunjungan wisatawan pada tahun ini dipatok realistis. Diamana kunjungan wisatawan domestik diproyeksikan tembus sekitar 210 ribu orang, sedang wisatawan mancanegara dipatok kurang lebih mencapai 6.000  orang.

“Itu belum angka pasti. Tetapi asumsinya begitu, karena melihat data jumlah kunjungan wisatawan beberapa tahun kemarin,” ujarnya, Rabu (1/2/2017).

Dinas Pariwisata Kalimantan Utara sejatinya baru efektif berjalan selama dua pekan pasca pelantikan pejabat tinggi pratama, pengawas, dan administrator di lingkungan kerja Pemprov Kalimantan Utara 12 Januari lalu.

BACA JUGA BOS:   TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat Udara Untuk Latihan di Laut Natuna Selatan

Meski tergolong baru, organisasi perangkat daerah ini sudah mengalokasikan sedikitnya Rp 6 miliar dana promosi wisata.

“Ada berbagai instrumen promosi kami. Bisa melalui poster, pamflet, brosur, buku panduan wisata, website, termasuk media sosial dan berbagai di dalam maupun luar daerah. Kami juga akan berdayakan duta wisata, pramuwisata dan lain-lain,” katanya.

Dinas Pariwisata juga rencananya akan memulai pembentukan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA). Rippda diharapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata Kalimantan Utara dalam jangka menengah dan jangka panjang.

BACA JUGA BOS:   PKS Pertanyakan Perpres BRIN yang Belum Diundangkan

“Kami akan mulai susun. Hari ini  di Tarakan, kami mulai rapat dengan berbagai instansi di internal pemprov dulu. Selanjutnya akan kami rapat lagi dengan kabupaten/kota termasuk stakeholder yang terlibat di sektor pariwisata ini,” bebernya.

Diharapkan pula dalam waktu dekat, akan muncul tagline pariwisata Kalimantan Utara, seperti halnya tagline pariwisata nasional yang berbunyi “Wonderful Indonesia”. (***/gr)