Lama Mati Suri Dewan Kesenian Solo Dihidupkan Kembali

  • Whatsapp
Foto ilustrasi Wayang Orang Sriwedari Solo. (ist)

Pemkot Solo dalam memfasilitasi pembantukan DKS, minta dewan formatur membahas masa depan DKS

SOLO – Cukup lama Dewan Kesenian Surakarta (DKS) tidak punya aktifitas alias mati suri. Hal ini tentu saja, bisa membikin riak kesenian di Solio akan melorot tajam. Mengantisipasinya, sejumlah pemikir kebudayaan dan kesenian, mengadakan pertemuan di Balai Kota Solo.

Muat Lebih

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Eny Tyasni Suzana mengatakan, keputusan untuk mengaktifkan kembali DKS, dihasilkan dalam Saresehan Budaya dan Pembentukan DKS di Balai Kota. Sebab, kepengurusan periode 2012-2016, tidak bisa menjalankan aktivitas dengan alasan Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang kepengurusan DKS tidak pernah diterbitkan.

“Dalam pertemuan terakhir disepakati tidak perlu dibentuk Kepengurusan baru. Kepengurusan sebelumnya yang belum melaksanakan tugas akan ditetapkan melalui SK Wali Kota,” katanya, Rabu (21/9/2016).

Pemkot Solo dalam memfasilitasi pembantukan DKS, minta dewan formatur membahas masa depan DKS. Khusus untuk kepengurusan, Pemkot Solo menyodorkan dua opsi, yakni pemilihan ulang, atau menetapkan kembali kepengurusan DKS periode lalu duduk dalam kepengurusan periode 2016-2020.

Menurut Eny, optimalisasi DKS dalam menggali dan menangani potensi kesenian dan kebudayaan di Kota Solo, penting karena Pemkot Solo memerlukan dukungan DKS. Pengurus DKS diharapkan bisa mulai bekerja bulan Oktober 2016 depan, setelah Wali Kota Solo menerbitkan SK pengangkatan.

Sementara Budayawan, St Wiyono menuturkan, pengurus DKS harus segera membahas program kerja, sekaligus menata ulang struktur organisasi. DKS akan membentuk tim khusus untuk membahas restrukturisasi dan program kerja.

“Kemungkinan akan ada perampingan pengurus, sebagai bagian dari efisiensi. Struktur lama yang terlalu gemuk harus diefisienkan, Ketua DKS sebelumnya akan dilibatkan dalam pembahasan,” katanya. (gr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *