Festival Teater Monolog: Wadah Kreasi dan Inovatif Siswa SLTA Padangpanjang

  • Whatsapp

PADANGPANJANG – “Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang (19/10) menggelar Festival Teater Monolog tingkat SLTA Se-Sumatera Barat yang diikuti oleh sebelas peserta dari tujuh sekolah, yakni SMAN 5 Bukittinggi, SMAN 2 Padangpanjang, SMAN 3 Batusangkar, SMA Excellent Nurul Ikhlas, SMAN 1 Pantai Cermin Solok Selatan, SMAN 1 2X11 Kayutanam, dan SMAN1 Banuhampu”. Tutur Yuniarni, M.Sn Ketua Pelaksana saat ditemui di Gedung Teater Arena Mursal Esten Jurusan Teater ISI Padangpanjang.

Yuniarni menambahkan, “kegiatan ini merupakan komitmen jurusan Teater dalam melakukan pembinaan terhadap siswa-siswi di kawasan Sumatera Barat yang memiliki minat menjadi praktisi teater. Hal ini tentu sebagai upaya pengembangan proses pendidikan dalam bidang seni teater. Sementara naskah lakon monolog yang ditawarkan untuk dimainkan adalah Balada Sumirah Karya Tentrem Lestari, Hikayat Cantoi Karya Sulaiman Juned, Demokrasi Karya Putu Wijaya, Cermin Karya Nano Riantiarno, Kasir Kita Karya Arifin C. Noer, Dokter Jawa Karya Putu Pajar Arcana, Kayon Karya Arthur S. Nalan  ” Paparnya.

Ketua Jurusan Seni Teater Dr. Sulaiman Juned, M.Sn mengatakan, “Festival Monolog ini menjadi wadah berkreasi dalam menampilkan karya-karya yang kreatif dan inovatif untuk mengembangkan psikomotorik siswa-siswi, sekaligus dengan berteater tentu dapat menumbuhkan pencerdasan karakteristik agar memiliki daya cipta, kelembutan hati karena kecintaannya terhadap seni dan budaya” Tutur sang penyair yang juga sutradara teater itu.

Sulaiman menambahkan “Teater sebagai gejala sosial yang selalu berhubungan dengan fenomena-fenomena dalam masyarakatnya. Teater merupakan seni kolektif, hal ini tentu memberikan pembelajaran kepada siswa dan siswi untuk dapat bekerja sama dengan setiap orang dalam proses kreatif pekerja teater yang bermunculan ide-ide yang diwujudkan menjadi kenyataan teate” Paparnya.

Ferry Herdianto, S.Sn., M.Sn Dekan Fakultas Seni Pertunjukan mengatakan “kami sangat mendukung kerja postitif yang digulirkan Jurusan Seni Teater. Kerja teater bukanlah kerja yang sederhana, sebab teater membutuhkan kerja kreatif yang kolektif dengan daya cipta sebagai pekerjaan yang harus didukung oleh kecerdasan. Berteater itu memang mudah untuk mengatakannya tetapi tidak gampang untuk melaksanakannya. Ilmu, kemauan dan keterampilan tentu sangatlah dibutuhkan dalam mewujudkan keaktorannya” Ucapnya sembari membuka kegiatan ini secara resmi.  

Yuniarni menambahkan, “Tiga juri Edy Suisno, S.Sn.,M.Sn, Yalesvita, S.Sn., M.Sn, dan Saaduddin, S.Sn., M.Sn mengumumkan para juara, yakni Juara I Citra Intan Permata dari SMAN 1 Banuhampu, Juara 2 Aqilah Nasyifa dari SMAN 5 Bukittinggi, Juara 3 Retno Mulyanti dari SMAN 2 Padangpanjang, Jauara Harapan 1 Widya Gusnatul Hijrah dari SMAN 3 Batusangkar, Juara Harapan 2 Nurhidayah Mukti dari SMAN 1 Pantai Cermin, dan Juara Harapan 3 Putri Amanda Sari dari SMAN 1 Pantai Cermin” (red).    

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *