Tinjau Pos PAM, Pamatwil Ops Ketupat Polda Sumut Saksikan OPS Yustisi Polres Sergai

oleh -1.293 views
Pamatwil Polda Sumut untuk Wilkum Polres Sergai,didampingi Kapolres Sergai dan Kabag OPS, pantau kegiatan penyekatan dan ops yustisi

SERGAI – Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Sumut, tinjau Pos Pengamanan (Pos PAM) III Simpang Tiga Perbaungan untuk mengecek kegiatan Operasi Terpusat Ketupat Tiba 2021 di wilayah hukum (Wilkum) Polres Sergai, Senin (10/5/2021) sore.

Pamatwil Polda Sumut untuk Wilkum Polres Sergai terdiri dari,Karo Log (Kepala Biro Logistik) Polda Sumut Kombes Pol Diat Chardy,dan Direktur Samapta Polda Sumut Kombes Pol Yus Nurjaman.

Kehadiran Tim Pamatwil Polda Sumut disambut oleh Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, bersama PJU (Pejabat Utama) Polres Sergai serta personel Petugas Pos Pam III Ops Ketupat Toba 2021 di Perbaunganm

Karo Log Polda Sumut Kombes Pol. Diat Chardy kepada petugas Pos PAM menyampaikan,agar melaksanakan tugas sesuai dengan SOP (Standad Operasi Prosedur) dan Sasaran Ops Ketupat Toba, dengan melakukan Penyekatan Kendaraan yang melaksanakan Mudik Lebaran.

“Untuk itu Pimpinan menginstruksikan agar Anggota Pos Pam dalam pelaksana an tugas,tetap menjaga keselamatan dan kesehatan dalam bertugas. Laksana kan Tugas dengan Ikhlas, Tetap jaga keselamatan dan kesehatan tetap patuhi protokol kesehatan,” kata Kombes Pol Diat.

Kombes Pol Diet juga menambahkan, bahwa oenyekatan dilaksanakan secara bergantian, kepada Petugas Pos Pam antisipasi Pemudik dilakukan pada malam hari menjelang Pagi.

“Sergai merupakan tempat Wisata Pantai, jadi lakukan Penyekatan dengan bergantian, ini untuk memutus mata rantai Penyebaran Covid19,” imbuhnya

Saat itu juga ada,Polres Sergai dan petugas gabungan melakukan Penyekatan dan Ops Yustisi.

Adapun hasil Penyekatan dan Operasi Yustisi Polres Sergai bersama Personel Pos Pam,sebanyak 13 unit mobil pribadib diminta putar balik arah (kembali), karena akan melaksanakan perjalanan mudik keluar daerah

17 unit sepeda motor juga putar balik arah (kembali) karena akan melaksanakan perjalanan Mudik, dan 15 masyarakat dilakukan tindakan fisik berupa push up, karena tidak mematuhi protokol kesehatan (tidak memakai masker). (andy)