Solo Great Sale (SGS) 2016 Masih 3 Pekan Lagi, Tapi Menpar Sudah Melaunchingnya

Foto ilustrasi Menpar launching Solo Great Sale (ist)

SOLO Great Sale (SGS) 2016 dengan tema “Ungkapkan Cinta dengan Bijak Berbelanja” akan berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 1 hingga 29 Februari 2016 di pusat perdagangan dan perbelanjaan, hotel & restoran, pertokoan, serta outlet bisnis lainnya yang ada di kota Surakarta, Jawa Tengah.

Foto ilustrasi Menpar launching Solo Great Sale (ist)
Foto ilustrasi Menpar launching Solo Great Sale (ist)

Meski masih tiga pekan lagi, namun Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah me-launching Solo Great Sale (SGS) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (12/1).

Bacaan Lainnya

Menpar Arief Yahya menyambut baik diselenggarakan SGS 2016 dalam upaya mempromosikan dan menarik kunjungan wisatawan ke Kota Solo dengan menjadikan wisata belanja sebagai daya tariknya. “Event SGS ini sangat efektif dalam mempromosikan dan menarik kunjungan wisatawan ke Kota Solo. Selama satu bulan penyelenggaraan great sale tersebut akan menghasilkan transaksi sebesar Rp 125 miliar serta kunjungan wisatawan yang ditargetkan sebanyak 230 ribu orang, dari jumlah ini yang menginap di hotel sebanyak 150 ribu wisatawan,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan lebih jauh, kegiatan promosi melalui event seperti SGS ini merupakan bagian dari strategi promosi dengan pendekatan BAS (Branding/PR-ing, Advertising, dan Selling) “SGS merupakan kegiatan selling sehingga peran pelaku usaha lebih besar, sedang pemerintah memberikan pendukungan dengan proporsi penggunaan anggaran sebesar 80% swasta dan 20% pemerintah,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar berharapkan kegiatan SGS akan menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia lebih banyak lagi serta meningkatkan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang tahun ini ditargetkan sebanyak 12 juta wisman dan 260 juta perjalanan wisnus. “Bulan Februari bertepan dengan musim liburan hari raya Imlek, sehingga even SGS menjadi salah satu daya tarik bagi wisman khususnya dari China yang tahun ini kita targetkan sebanyak 2 juta wisman,” kata Arief Yahya.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranomo mengatakan, penyelenggaraan SGS merupakan upaya untuk menggerakan perekomian masyarakat maupun dunia usaha dari kalangan pengusaha; pariwisata (hotel, restoran, cinderamata); penerbangan & transportasi, perbankan, usaha ritail dan distro, hingga warung makan, serta kampung batik kesemuanya sebagai peserta great sale. “Event SGS manjadi magnit untuk manarik wisatawan datang dan berbelanja di Solo antara lain kain batik dengan demikian akan meningkatkan kesejahteraan para penrajin batik,” kata Gubernur Ganjar Pranomo.

Penyelenggaran SGS 2016 oleh Pemerintah bersama Kadin Kota Surakarta ini sebagai upaya trobosan dalam mendongkrak aktivitas ekonomi dan bisnis di bulan Februari 2016 yang diprediksikan akan mengalami perlambatan. Melalui kegiatan great sale tersebut diharapkan kegiatan ekonomi tetap bergeliat, antara lain karena didorong oleh pergerakan wisatawan yang akan memasuki peak seasons bertepatan musim liburan hari raya Imlek yang akan jatuh pada 8 Februari 2016. (gr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *