Siapakah Wakil Allah itu? Ini Penjelasannya

oleh -55 views
Foto ilustrasi: Mesjid Istiqlal Jakarta. (ist)

Kuatnya perjalanan seseorang pada jalan Allah itu hanya untuk beberapa orang yang ahli bersyukur. Bentuk syukur itu sendiri ialah dengan menafkahkan hartanya bagi orang kaya atau mengamalkan ilmunya bagi orang alim dan lain lain.

Bagi orang yang bisa menetapi jalan tersebut maka ia bisa disebut kholifah (Wakil Allah) yang tugasnya ialah menjadi perantara untuk keselamatan dan meringankan beban bagi orang lain. Dan ia tidak membutuhkan pujian atau apapun karena dalam perjalanannya selalu berbuat untuk tujuan bersama.

Barang siapa yang bisa istiqomah dalam bidangnya masing masing demi tujuan bersama maka ia akan bisa mendapatkan kenikmatan dalam hidupnya.

Sehingga orang yang berada pada jalan Allah, maka Allah menghendakinya menjadi orang baik dengan kepahaman agama. Dalam Hadits Nabi Muhammad SAW menyebutkan
مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

Artinya: “Barangsiapa dikehendaki Allah (mendapat) kebaikan, maka akan dipahamkan ia dalam (masalah) agama.” (HR. Bukhari).

Sementara banyak orang yang hanya memikirkan kepentingannya sendiri dan tidak mau berbagi (enak sendiri), maka itu akan menjadikannya berdosa. Maka sesungguhnya bagi orang yang egois, menjadikannya penyakit untuknya setelah ia menerima kesesatan dan ragu dalam langkahnya.

Bagi orang yang menahan nafsu, tidaklah menjadikannya kebaikan bila tanpa adanya ilmu tentang larangan dari guru pembimbing. Maka sesungguhnya bagi orang yang bisa menahan nafsu dengan ilmu dan bimbingan guru akan mendapatkan kesuksesan dan bisa membuat sejarah.

Kyai Mushonnif selalu menghilangkan keraguan pada kita semua dan selalu menekankan keyaqinan hingga terbentang beberapa petunjuk dalam perjalanan hidup. Semoga kita semua selalu berada pada jalan Allah dalam bimbingan guru, sehingga bisa selamat dunia maupun akhiratnya. Amin. (atz)

The following two tabs change content below.