Penyair Nusantara Berkumpul di Kudus

  • Whatsapp
Foto: Fikar W. Eda saat baca puisi dalam gelaran 'Penyair Nusantara Berkumpul di Kudus' (ist)

KUDUS – Para penyair yang diklaem Se-Asia Tenggara berkumpul dalam gelaran penyelenggaraan Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ke XI pada Jumat (28/6/2019) hingga Minggu (30/6/2019) lalu.

Mereka adalah 100 penyair Nusantara, 6 penyair dari Malaysia, 7 penyair dari Singapura, 6 penyair dari Thailand dan 4 penyair dari Brunei Darussalam.

Muat Lebih

Pertemuan kali ini mengangkat ‘Puisi Untuk Persaudaraan dan Kemanusiaan’. Pertemuan ini sebuah pertemuan para sastra rutin tahunan yang juga untuk menjalin komunikasi antar penyair nusantara, membahas perkembangan sastra dan kebudayaan, membuat antologi puisi bersama serta membaca sajak di atas panggung yang sama.

“Forum penting karena tiap tahun tema berbeda, kali ini mengusung ‘Sastra dan kemanusiaan’ diselnggarakan dua tahun sekali di tempat berbeda. Kita mendapatkan gambaran perkembangan di masing masing negara. Selain itu ada juga meberbitkan buku bersama dan membaca karya. Bisa saling membaca,” kata Fikar W. Eda, Rabu (3/7/2019).

Penyair Nusantara Berkumpul di Kudus (ist)

Dalam kesempatan itu, hadir juga Mustofa Bisri (Gus Mus) yang menjadi salah satu penyair juga tampil dalam acara puncak bertajuk ‘Panggung Penyair ASEAN’ di Menara Kudus, Sabtu (29/6). Dia tampil membawakan tiga judul puisi yakni ‘Hanin’, ‘Mulut,’ serta ‘Tadarus.’

Tampil juga Sutardji Calzoum Bachri, D. Zawawi Imron, Thomas Budi Santoso, dan Sosiawan Leak. Sejumlah penyair dari Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, dan penyair dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Emy Suy, Fikar W. Eda Taufiq Ikram, Didit Endro, Rini Intama, Warih Wisatsana, Imam Maarif juga terlibat di panggung yang sama. (***/gr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *