Muhaimin dan Airlangga Menyatakan Buka Peluang Untuk Berkoalisi

oleh -16 views
Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar

JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Keduanya menyatakan membuka peluang untuk membangun koalisi.

Kegiatan itu dilakukan saat jalan sehat bersama di komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (10/2/2023). Usai jalan sehat tidak sampai 10 menit, keduanya lalu sarapan bersama di Sentosa Senayan sembari berdiskusi santai.

Dalam pertemuan tersenut, Airlangga menegaskan kerja sama antara Partai Golkar dan PKB sangat terbuka. Partai Golkar sebelumnya juga sudah berbicara dengan ketua umum partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terkait pertemuan Golkar dengan PKB. “Seluruhnya menyambut positif pertemuan hari ini. Jadi welcome, tangan terbuka, kantor terbuka, pertemuan di restoran yang terbuka. Ini menunjukkan kalau kita ini semuanya berpolitik secara terbuka,” kata Airlangga.

Bila nantinya KIB dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bergabung, menurut Airlangga hal ini bisa menjadi langkah baik. “Dua-duanya mengajak (bergabung). Jadi kalau dua-duanya bergabung, lebih kuat lebih baik. Dalam politik tidak ada yang tidak bisa dibicarakan,” kata Airlangga.

Muhaimin menambahkan, pertemuannya dengan Airlangga juga sudah dikomunikasikan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Tentu saja setiap kita melakukan pertemuan, kita saling memberitahu. Ini bagian dari upaya merajut kebersamaan. Invest kita kan berusaha merajut, Pak Airlangga merajut melalui KIB, saya melalui Kebangkitan Indonesia Raya. Rajutan-rajutan ini sebagai usaha, soal takdir di tangan Tuhan,” ujarnya.

Muhaimin menyampaikan, dalam pertemuan ini keduanya terlibat obrolan ringan namun mendalam. Keduanya juga berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan negara di atas kepentingan diri, golongan, maupun kepentingan apapun. “Kita juga berharap kerja sama partai-partai terus diikuti dengan semangat yang sama. Baik di KIB, Koalisi Indonesia Raya, semuanya adalah negara,” kata Muhaimin. (rizal)