Minta Ulama Sampaikan ke Warga, Bupati Sergai Nyatakan Sudah Zona Oranye

oleh -1.322 views
Bupati Sergai Darma Wijaya secara sim bolis memberikan Tali asih kepada perwakilan ulama. (andy)

SERGAI – Bupati Sergai H.Darma Wijaya dalam sambutan singkatnya dalam Bhakti sosial yang digelar Pengurus KOMPAK (Komunitas Masyarajat Peduli Kebaji kan) Sumut mengatakan,”secara pribadi saya sudah lama kenal dengan Pengurus KOMPAK dan semoga kegiatan ini membantu warga kita yang terdampak Covid-19 dan kita sangat mengapresiasi ada yang memperhati kan ulama” kata Bupati Darma Wijaya di kantor MUI Sergai di Desa Firdaus Kecamatan Seirampah, Minggu (2/5/2021).

Sekaligus kita juga mengapresiasi Kapolres, lanjut Bupati karena idenya memperhatikan ulama dan tentunya semakin mempererat tali persaudaraan antar umat beragama di Sergai imbuh Bupati.

Selain itu, lanjut Darma Wijaya kepada ulama kita minta untuk menyampaikan kepada umatnya masing-masing, baik kepada Ulama, Pendeta agar menyampai kan kepada masyarakat terkait larangan mudik dan selalu menjaga prokes.

“Sergai saat ini sudah mencapai zona Oranye dalam status Covid-19, artinya meningkat dari status zona hijau sebelumnya. Kenapa saya minta Ulama dan Pendeta untuk menyampaikan hal ini, Karena nanti kalau saya yang mengatakannya dibilang rekayasa politik,’ pungkas Bupati diselingi canda.

Sebelumnya Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang selaku Dewan Penasehat KOMPAK, dalam kata pengantarnya menjelaskan, kalau didalam kepengurusan Kompak, merupakan gabungan pengusaha yang peduli dengan kondisi umat yang saat ini terdampak Covid-19.

“Program sosial yang dilakukan Kom pak di Sergai kali ini menyasar kepada kaum ulama, sebab ulama atau tokoh agama itu mempunyai perekat antara masyarakat umat beragama,guna menun tun umat menjaga kondusifitas sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat,” kata Robin.

Ketua Umum Kompak, Iwan Hartono Alam dalam sambutannya mengatakan, bahagia bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan para ulama di Sergai ini, sekali pun hanya terbatas melalui perwakilan disebabkan harus mematuhi prokes.

“Dalam kesempatan ini selain bersiila turahmi dalam kegiatan Bhakti sosial,KA mi juga sedikit memberikan Tali Asih ke pada para ulama sebagai bentuk kepedu Lian kami.

Sekaligus menjaga solidaritas kerukunan umat beragama, apalagi disaat pandemi Covid-19 yang menerpa perekonomian masyarakat saat ini. Kami bangga dapat berbagi kasih, sesama umat beragama dan semoga menjadi keberkahan bagi kita semua,” kata Hartono Alam.

Ketua MUI Sergai, Hasful Huznain menyampaikan instruksi Bupati tentang BAZNAS,Bilal Mayor dan Penggali Kubur sudah direalisasikan. “Pada prinsipnya tidak melanggar Undang-undang dan peraturan yang ada,” kata Ketua MUI Sergai.

Sebelum menutup acara, Kapolres Sergai AKBP Robin juga menyatakan, kalau wilayah Sergai sudah masuk kedalam zona Oranye.

“Dibandingkan tahun 2020,jumlah korban yang meninggal akibat Covid-19 mulai Januari hingga April,sudah mencapai 54 orang dan artinya dua kali lipat dari korban Covid19 tahun lalu,” jelasnya.

Pengurus KOMPAK memberikan Tali asih berupa paket sembako, guna membantu ulama di Sergai.

Hadir Pengurus KOMPAK Sumut, Pengurus MUI Seirampah,Perwiritan Al Hidayah,Kadis PUPR Sergai, Johan Sinaga, Plt. Kadis Pertanian, Dedy, Kapolsek Firdaus, AKP Idham Khalid. (andy)

The following two tabs change content below.
Gambar Gravatar

gapuranews