Lockdwon, Seniman Tampilkan Teater Online ‘Meditasi Coronavirus’

oleh -147 views
Meditasi Coronavirus

MEDAN – Pementasan teater meski dalam kondisi lockdwon tetap bia dilaksanakan. Tentu tidak seperti layaknya di atas panggung, Teater Imago Medan dan Teater Rumah Mata punya kiat untuk mengatasinya.

Caranya lewat pementasan live di media sosial, yakni Facebook yang akan mulai ditayangkan pada Selasa 1-10 April 2020. Dengan jam tayang 16.00 Wib. Sedang siaran tunda di Channel Youtube Teater Rumah Mata.

Pimpinan Teater Rumah Mata, Agus Susilo mengatakan, 14 hari ronde pertama #JagaJarak telah kami lewati. Mendekam dalam rumah dan sesekali ‘cari angin’ di jalanan. Akibatnya, kegiatan teater yang sudah disusun rapi pun jadi berantakan, termasuk tampil pada Hari Teater Dunia di Solo yang sudah dibatalkan pada medio Maret 2020 kemarin.

“Berbagai agenda kesenian batal. Tak syor sebetulnya kami nengok kondisi gini. Selama melakoni ‘Tapa Rumah’, jutaan noise mengamuk di tiap sel. Membaca waktu seperti terperosok ke labirin tanpa cahaya. Bagi kami, yang hidupnya full berkarya dari satu panggung ke panggung lainnya, 14 hari #JagaJarak bagai Yunus yang ‘diisolasi’ di perut ikan paus selama 40 hari,” kata Agus, Senin (30/3/2020).

Agus mengatakan, kenyatan ini ibarat pasrah dalam gelap. Seperti menunggu antrian untuk kolap.

“Alhamdulillah, kami masih punya HP dan TV, masih ada kereta, masih ada rumah. Lalu, di antara jutaan noise itu, dalam perangkap labirin membaca esok, kami tak mau mampos dikoyak-koyak kebosanan, ketidakpastian, dan kecemasan tak ada pemasukan. Kami harus bandal, melibas jarak,” kata seniman yang doyan gondrong ini.

Memasuki 14 hari ronde kedua #WorkFromHome #KarantinaWilayah #Lockdown dan berbagai anjuran lainnya untuk memutus persebaran Coronavirus menggema di bumi ini.

“Sekali lagi, kami tak mau belalat di rumah. Meditasi 14 hari ronde pertama merespon Coronavirus akan kami presentasikan. Lewat #BerkaryaDariRumah kami akan hadirkan panggung di ruang-ruang pribadi anda, melibas jarak! Bersama membaca misteri Coronavirus di tubuh kita,” tutup Agus. (gr/red)