Lawan Covid-19, Mahasiswa Kapas Tastura Bagikan Masker di Pelosok Desa

oleh -312 views

LOMBOK TENGAH – Pencegahan Covid-19 terus dilakukan secara masif diseluruh daerah hingga tingkat desa.

Seperti aksi Kapas Solidaritas berupa pembagian masker gratis yang dilakukan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Pascasarjana Tatas Tuhu Trasna Yogyakarta (Kapas Tastura) Rabu, (23/04/2020).

“Tujuan kami membantu dalam bentuk pembagian masker ini adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di Desa Pengengat, Kec. Pujut, Kab. Lombok Tengah. Desa ini merupakan desa yang jauh dari pusat kota bahkan jauh dari pusat kecamatan, sehingga masyarakat desa agak kesulitan mendapatkan masker dan kalaupun ada harganya sangat mahal,” Ujar Ahmad Sanusi Presiden Kapas Tastura.

“Pembagian masker ini merupakan aksi Kapas Solidaritas yang kedua, sebelumnya kami sudah membagikan masker gratis kepengguna jalan di 4 titik di Praya. sehingga sekarang kami pusatkan di desa-desa” Lanjut Ahmad Sanusi.

Hal senada juga disampaikan oleh Junardi, S.Pt., M.Sc salah satu tokoh pemuda Desa Pengengat, dia mengaku senang dengan adanya kegiatan pembagian masker yang dilakukan Kapas Tastura.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kegiatan yang dilakukan Kapas Tastura, karena dalam situasi apapun semua orang harus terlibat dalam mengambil peran, karena jika semua orang Lockdown tanpa ada yang saling membantu maka keadaan susah untuk menjadi lebih baik” Ujar Pemuda Alumnus UGM Yogyakarta tersebut.

Junardi menambahkan melalui kegiatan ini kita dapat mempererat persaudaraan baik antara anggota Kapas Tastura maupun dengan masyarakat, mudah-mudahan kontribusi yang telah diberikan oleh Kapas Tastura bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Desa Pengengat agar waspada meskipun di desa ini tidak ada yang positif virus Covid-19, bagi masyarakat yang berpergian keluar rumah diharapkan menggunakan masker karena virus Covid-19 dapat menyebar melalui siapa saja dan susah untuk dikontrol, sehingga dibutuhkan kesadaran dari masing-masing individu” Terangnya. (yopi).