KBRI Buenos Aires Bawa Ru’s Kitchen menjadi Restoran Indonesia pertama di Argentina

oleh -20 views
Warga Buenos Aires Penikmat Kuliner Indonesia

BUENOS AIRES – Kuliner telah lama menjadi alat “soft power diplomacy” yang efektif, dan melalui program Pemerintah “Indonesia Spice Up the World”, kuliner akan menjadi senjata untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia di seluruh dunia.

Salah satu target yang akan dicapai adalah 4.000 restoran Indonesia di mancanegara di tahun 2024. Pendirian restoran Indonesia di mancanegara sangat penting karena membuka jalan bagi peningkatan kunjungan turis asing ke Indonesia dan ekspor pangan olahan, termasuk bumbu rempah.

Walaupun peminat kuliner Asia di Argentina terus meningkat dalam 5-10 tahun terakhir, belum pernah ada pelaku usaha yang membuka restoran Indonesia di Argentina. Tetapi sekarang Indonesia punya restoran pertamanya di Argentina.

Restoran yang bernama Ru’s Kitchen tersebut didirikan oleh Chef Rudi Henryadi, diaspora Indonesia yang telah tinggal di Argentina selama lebih dari dua puluh tahun. Bertempat di jantung kawasan gastronomi elit distrik Palermo, ibukota Buenos Aires, Ru’s Kitchen menyajikan berbagai masakan Indonesia seperti nasi goreng, sate ayam, gado-gado, kalio daging, udang balado, soto betawi, dan orek tempe.

Untuk mendukung program “Indonesia Spice Up the World”, KBRI Buenos Aires memfasilitasi Ru’s Kitchen sejak awal pendiriannya. Mulanya, Ru’s Kitchen merupakan bisnis katering yang menjalankan bisnisnya dengan sistem purchase order di akhir pekan, dengan promosi mulut-ke-mulut dan melalui media sosial.

Usahanya semakin berkembang di masa pandemi, di mana banyak orang melakukan pemesanan secara online. KBRI memberikan dukungan melalui penyajian masakan Ru’s Kitchen di resepsi diplomatik, promosi melalui media sosial Kedutaan, dan partisipasi pada berbagai festival dan bazaar yang diadakan / diikuti Kedutaan.

Warga lokal yang datang dalam acara soft-opening Ru’s Kitchen (9/7/2022) memberikan testimoni positif. Banyak dari mereka memuji masakan yang disajikan karena rasanya cocok dengan lidah lokal, tetapi masih tetap memiliki cita rasa yang unik khas Indonesia.

Chef Rudi mengaku bahwa dua hal yang memicu semangatnya adalah memasak dan mempromosikan budaya Indonesia. Oleh karena itu, ia memilih mendirikan restoran agar keduanya bisa berjalan secara beriringan.
“Meskipun saya sudah lama tidak tinggal di Indonesia, tetapi saya selalu ingin agar warga Argentina bisa mengenal masakan Indonesia yang masih sulit ditemui di sini”, ujarnya.

Duta Besar RI Buenos Aires, Niniek K. Naryatie, sangat mengapresiasi pendirian restoran ini, terlebih lagi, restoran pertama Indonesia di Argentina didirikan oleh seorang diaspora. “Chef Rudi adalah salah satu dari sekian banyak diaspora Indonesia yang telah memberikan sumbangsih konkrit terhadap tanah air”.

Menurut Dubes Niniek, diaspora sangat penting dalam diplomasi Indonesia karena berperan dalam meningkatkan people-to-people contact dan mengenalkan Indonesia secara lebih nyata di luar negeri.
Pendirian Ru’s Kitchen adalah sejarah.

Hingga restoran ini berdiri, belum pernah ada restoran Indonesia di Argentina. Padahal, restoran Asia semakin menjamur di berbagai pelosok Buenos Aires, tidak hanya dari Tiongkok, Jepang, Korea, tetapi juga dari negara ASEAN seperti Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Oleh karena itu, upaya memajukan kuliner Indonesia yang dilakukan KBRI Buenos Aires fokus pada promosi yang dapat menciptakan “demand” akan makanan Indonesia.

Sebelum pandemi, KBRI pernah mengadakan festival dan workshop kuliner di Buenos Aires dan San Carlos de Bariloche, bekerja sama dengan chef berskala internasional seperti Chef Widjiono “Yono” Purnomo (penerima penghargaan Distinguished Restaurants of North America) dan Chef Agus Hermawan (penyandang Michelin star).

KBRI juga senantiasa mendukung usaha kuliner Indonesia yang dikelola diaspora yang saat ini masih berbentuk restoran closed door dan usaha katering berbasis purchase order. (gardo)

The following two tabs change content below.