Kasus 2 Pelajar SMA di Perbaungan Dibacok OTK, Polisi Kantongi Sejumlah Nama Pelaku

oleh -24 views

Kasus 2 Pelajar SMA di Perbaungan Dibacok OTK, Polisi Kantongi Sejumlah Nama PelakuSERGAI – Heboh adanya dua pelajar SMA di Perbaungan dikeroyok sejumlah oknum memakai senjata tajam, di depan kios jalan H. T. Rizal Nurdin (jalan Perbaungan – Pantai Crrmin) Kelurahan Barang Tetap Kecamatan Perbaungan, Jum’at (25/11/2022) siang.

Akibatnya, masing-masing kedua pelajar tersebut yakni, Daffa Ferdiansyah Sinaga (15) siswa Kelas X di SMAN I Perbaungan, mengalami luka bacokan dibagian kaki (betis) dan harus mendapat perawatan di rumah sakit, akibat lukanya yang mendapat 16 jahitan.

example banner

Sedangkan pelajar yang satu lagi, Muhammad Akbar (17) merupakan siswa SMK kelas XI di Perguruan Satya Darma -Perbaungan mengalami tebasan senjata tajam di lengan kiri – kanan sebanyak 8 liang.

Akibat kebrutalan diduga oknum pelajar dari luar Sergai ini, setelah mengejar pelajar yang lain disekitar lokasi, kemudian oknum pelajar ini me makai puluhan sepeda motor kabur.

Daffa dan Akbar yang mengalami luka bacok, oleh warga sekitar dan pelajar yang ada dilokasi membawa keduanya ke rumah sakit Sawit Indah yang tak jauh dari lokasi guna mendapatkan perawatan.

Daffa saat ditemui di kediaman orangtuanya di Desa Jambur Pulau (Jampul) Kecamatan Perbaungan, Sabtu (26/11/2022) dengan kondisi terbaring mengatakan, saat itu dia sedang berdiri dekat sepeda motornya hendak mengisi BBM ketengan (eceran).

“Tiba-tiba datang rombongan konvoi pelajar dari arah simpang Pantai Cermin sembari menggeber sepeda motornya, langsung menyerang setiap pelajar yang ada di kios tersebut. Mereka ada yang membawa Clurit, Gir sepeda motor dan Tali pinggang serta Parang. Melihat itu aku coba melarikan diri, tapi sabetan sajam sempat mengenai bagian kaki,” jelas Daffa.

Irwansyah Sinaga selalu orang tua dari Daffa, mengetahui kejadian saat ditele pon mantan Guru SMP anaknya. Secepat langsung ke rumah sakit, dan setelah itu membuat laporan ke Polsek Perbaungan.

Kanit Reskrim Polsek Perbaungan, Ipda Sultan Ahmadi saat dikonfirmasi melalui selular, Sabtu (26/11/2022) siang menga takan, kalau dirinya dan tim Opsnal Polsek Perbaungan lagi dilapangan guna mencari alat bukti dari CCTV milik warga disekitar TKP.

Hasil monitoring dari salah satu CCTV warung sekitar lokasi memperlihatkan rekaman, saat itu sejumlah rombongan pelajar datang dari arah simpang Pantai dan memakai helm dan masker, sembari menenteng saja lalu memburu sejumlah pelajar yang berada di sekitar lokasi kios. Pelajar yang lain sempat melarikan diri melihat kejadian ini, dan namanya Daffa dan Akbar yang tidak saling mengenal apalagi sekolahnya berbeda, menjadi korban dalam kejadian ini.

Terlihat juga, bagaimana M. Akbar warga Desa Sukaramai ( Celawan) Kecamatan Pantai Cermin yang mendapat luka bacok dibagian tangan kiri dan kanannya, akibat menangkis sabetan atau bacokan sajam dari pihak pengeroyok.

Dari beberapa saksi mata yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan, kalau dilihat dari seragammya mereka itu pelajar dari Lubuk Pakam (Deli Serdang).

“Apalagi raut wajahnya, tidak ada satupun yang kukenal karena banyak pelajar yang nongkrong disini, baik anak SMAN I, Alwashliyah atau Satria Darma pasti tanda itu,” ucap seorang pemilik warung yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV dan sejumlah saksi, para orangtua (Wali) dari para murid yang anaknya sudah tingkat SMA di Perbaungan, meminta kepada pihak Kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini.

Beberapa Tokoh masyarakat di Perbaungan juga berharap kepada Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan Satpol PP di kabupaten Sergai, agar aktif melaksanakan ‘Operasi Kasih Sayang’.

“Dengan adanya razia operasi Kasih Sayang, dimana banyak pelajar yang membolos diwaktu jam belajar, tak mungkin para orang tua atau wali mereka protes. Kan ini untuk kebaikan anak mereka juga, dan sesuai arahan Kapolres Sergai ketika melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, ” ucap seorang Tokoh Pemuda di kota Perbaungan yang enggan namanya ditulis. ( eb)

Foto :
M. Akbar salah seorang korban pemba cokan, warga desa Sukaramai (Celawan) saat dijenguk Kacabdisdik UPT Sei Rampah, M. Syafii dan Kasek SMAN I Perbaungan, Ryadi dirumahnya.