‘Imago Mengenang Guru’ Digelar di TBSU

  • Whatsapp
Teater Imago Medan - poster

MEDAN – Tiga tahun yang lalu tokoh teater Medan dan pendiri Teater Imago Medan (alm) Darwis Rifai Harahap telah berpulang. Namun, murid-muridnya yang pernah dididiknya dalam mengola seni peran di Teater Imago Medan lebih dari 500 orang pelajar Se-Kota Medan, Sumatera Utara menggelar dengan tajuk ‘Imago Mengenang Guru’

Acara ‘Imago Mengenang Guru’akan digelar mulai pukul 19.00-23.00 WIB di Sanggar Tari, Taman Budaya Sumatera Utara, Jl. Printus Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara pada, Sabtu, (14/12/2019) malam.

“Dalam acara ‘Imago Megenang Guru’, tidak saja mendoakan sang guru, tapi juga menampilkan berbagai kegiatan seni peran, pembacaan puisi, tari dan tentu saja menampilkan akting Teater Imago Medan yang masih bocah,” kata Ketua Teater Imago Medan, Ayub Badrin, Rabu (11/12/2019).

Ayub mengatakan, sosok D. Rifai Harahap tidak saja menjadi panutan bagi murid-muridnya, namun juga disegani oleh seniman Medan dan Sumatera Utara.

“Sosok D. Rifai Harahap telah mewarani dunia teater di Sumatera Utara. Bang Darwis, sosok dikenang. Selain itu, kota Medan layak memberikan tanda jasa kepada beliau,” kata Ayub yang sempat mementaskan naskah ‘Rapel Pensiun’ ini.

Ketua Panitia ‘Imago Mengenang Guru’ Junaidi Sa’al mengatakan, acara kegiatan sudah dipersiapan matang. Selain berdoa, kegiatan ini juga sebagai ajang silatuhrami antar anak-anak Teater Imago yang sudah berserak-serak dan seniman Medan lainnya.

“Ini momentum bagi Teater Imago Medan akan berkarya kembali dengan mementaskan beberapa karya. Sutradara Ayub Badrin sudah mempersiapkan beberapa naskah untuk dipentaskan pada tahun 2020 mendatang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, lanjut Junaidi Sa’al, akan di tayangkan juga film dokumenter ‘D. Rifai Harahap Tokoh Teater Medan’ karya anak Teater Imago Medan.

D. RIFAI HARAHAP

Menjadi seniman karena keinginannya sendiri. Dan dimulai sejak di bangku sekolah SMP Widyasana Medan. Lalu aktif di Sangar Setanggi Timur Pimpinan Pak Badu (Ahmad Setia Nasution, Polisi). Kemudian pada tahun 1963 bergabung di Bengkel Kerja Actor’s Studio Medan Pimpinan Arief Husin Siregar. Berlanjut pada tahun 1964 bergabung di Teater Nasional Medan. Selanjutnya pada tahun 1972 mendirikan Teater Imago Medan bersama Hartono dan Alex.

Kontribusinya di bidang Teater dapat dilihat dari pelatihan dan pembinaan yang dilakukannya di tahun 90an yang telah mencapai lebih dari 1000 murid. Karya– karyanyapun dijadikan sumber referensi bagi pekerja–pekerja seni yang lain baik yang masih muda maupun yang sudah tua.

Bang Wis, demikian sapaan akrabnya, telah menyutradarai puluhan naskah panggung selain sejumlah drama TVRI dan beberapa film dokumenter. Juga menulis budaya di berbagai media penerbitan Medan, Jakarta dan Malaysia.

Menikah di tahun1989. Setahun pisah dapat satu anak bernama Herif De Rifhara. Pada tahu 1999 menikah dengan Erlina Rosa, dan dianugerahi satu anak laki-laki diberi nama Akbar De Rifhara. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *