Festival Goyang Karawang 2019 Undang 15 Negara Dari 5 Benua

  • Whatsapp

KARAWANG – Festival Goyang Karawang (GOKAR) merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Pada pagelaran kali ini Festival Goyang Karawang akan diadakan secara Internasional dengan mengundang 15 negara dari 5 benua, terdiri dari 8 grup seni dari mancanegara, 7 grup seni komunitas Warga Negara Asing (WNA) yang berdomisili di Indonesia dan 5 grup seni dari perwakilan Provinsi. Kegiatan ini akan diselenggarakn pada 26-29 September 2019 di Lapangan Galuh Mas Karawang, Jawa Barat.

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah Kabupaten Karawang bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk meningkatkan serta mempromosikan destinasi wisata unggulan, kesenian daerah dan industri kreatif,” kata Kepala Disbudpar Karawang, H. Okih Hermawan, Senin (15/7/2019).

Selain hal itu, lanjutnya, kegiatan inipun menjadi momen untuk pencatatan Rekor Penari Goyang Karawang terbanyak, yaitu sebanyak 10.000 penari.

Kegiatan ini akan melibatkan seluruh peserta Festival Goyang Karawang Tingkat Internasional terdiri dari undangan mancanegara, peserta komunitas luar negeri yang ada di Indonesia, peserta dari perwakilan provinsi, komunitas tari di Karawang, seniman lokal, pelajar, mahasiswa dan masyarakat Karawang.

“Rangkaian GOKAR Internasional ini bukan hanya tarian yang akan di pentaskan, acara ini pun akan dimeriahkan oleh berbagai macam pertunjukan dengan menampilkan artis bintang tamu nasional, seniman lokal, permainan tradisional dan berbagai macam perlombaan,” bebernya.

Tak cukup sampai disitu, kegiatan Festival Goyang Karawang ini juga akan dimeriahkan dengan adanya bazar dan pameran.

Bazar sebagai potensi dari kekayaan budaya yang terdiri dari makanan, kuliner khas Karawang, bazar pakaian, bazar barang-barang kerajinan, bazar UMKM, produk perusahan, developer dan multi produk.

Sedangkan pameran sebagai bentuk apresiasi dan penyajian karya seni dari para seniman serta potensi destinasi pariwisata, sejarah dan cagar budaya Kabupaten Karawang.

“Dengan terselenggaranya acara ini diharapkan bisa meningkatkan kreatifitas masyarakat, serta mengapresiasi penyajian karya seni dari para seniman,” ucapnya.

Selain itu bisa memperkenalakan potensi destinasi pariwisata baik berupa kekayaan alam, sejarah ataupun cagar budaya Kabupaten Karawang.

“Sehingga bisa mengembalikan image dan nilai filosofis Tarian Goyang Karawang yang selama ini dianggap sebagai tarian fulgar dan erotisme,” tutup H. Okih Hermawan. (**/gr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *