Dubes RI Seoul dan Walikota Ansan Resmikan Inisiatif Kebun Komunitas Indonesia di Korea Selatan

oleh -11 views

ANSAN – Kebun Indonesia kini hadir di Korea Selatan. Menempati lahan seluas 390m2 di kota Ansan, tanaman khas Indonesia kangkung dan kacang panjang tumbuh subur sebagai hasil cocok tanam komunitas masyarakat Indonesia di kota Ansan.

Melalui program pemberdayaan yang dinamai KEBUN KITA atau singkatan dari Kebun Komunitas Indonesia di Korea Selatan, KBRI Seoul menggerakkan masyarakat Indonesia yang mayoritas Pekerja Migran Indonesia di Ansan untuk mengembangkan pertanian berbasis komunitas.

Program ini didukung sepenuhnya oleh Pemkot Ansan yang meminjamkan lahan bagi kebun tersebut.

BACA JUGA BOS:   Masyarakat Afrika Barat Antusias Ikuti Kelas Bahasa Indonesia KBRI Dakar

“Inisiatif KEBUN KITA lahir untuk membantu WNI di Korea Selatan khususnya para pekerja migran yang terdampak pandemi. Kami berterima kasih kepada Pemkot Ansan atas dukungannya”, ujar Dubes Umar Hadi saat bertemu Walikota Ansan Yoon Hwa-seop pada, Jumat (17/9/2021) waktu setempat.

Walikota Yoon sangat menyambut baik inisiatif KEBUN KITA dan menyatakan komitmen untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat Indonesia di Ansan.

“Masyarakat Indonesia di Ansan juga rajin mempromosikan budaya Indonesia melalui berbagai kelompok seni yang mereka bentuk sendiri. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terbangun dan berharap Pemkot Ansan dapat terus mendukung promosi hubungan antar budaya yang dilakukan masyarakat Indonesia di Ansan, “tandas Dubes Umar Hadi.

BACA JUGA BOS:   Masyarakat Afrika Barat Antusias Ikuti Kelas Bahasa Indonesia KBRI Dakar

Dubes Umar Hadi berkesempatan untuk memberikan hasil panen KEBUN KITA berupa kangkung, kacang panjang, dan cabai kepada Walikota Yoon, menandai secara resmi peluncuran inisiatif KEBUN KITA.

Hasil panen KEBUN KITA selanjutnya menjadi pasokan bagi kebutuhan olah kuliner lebih dari 10 restaurant Indonesia yang ada di Kota Ansan. (red)

The following two tabs change content below.
Gambar Gravatar

gapuranews

BACA JUGA BOS:   Masyarakat Afrika Barat Antusias Ikuti Kelas Bahasa Indonesia KBRI Dakar