Air Terjun di Sekotong Tengah Kian Diburu Netizen

oleh -936 views
Foto: Air Terjun di Sekotong Tengah. (ist)

LOMBOK BARAT – Keindahan alam pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat selalu menggoda untuk meningkmatinya. Satu daya tarik itu yakni air terjun yang berada diketinggian kurang lebih 500 meter sebelah barat, persisinya di Dusun Telaga Lebur, Desa sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Pesonanya cukup membuat mata dimanjakan dan batin pun menjadi tenang takala mendengar suara gemercik suara air yang jatuh.

Cukup exotis dan masih alami memanjakan mata bagi para pengunjungnya.  Lokasi wisata air terjun tersebut dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari balai Desa menuju tempat wisata air terjun yang baru baru ini di temukan.

BACA JUGA BOS:   DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Bagian Komitmen Selamatkan Bumi

“Kalau di perhatikan sekilas bebatuan besar yang mengapit air terjun itu mirip gajah besar yang sedang duduk, lengkap dengan 2 mata dan belalainya.  Di atasnya ada sebuah makam yang menurut warga adalah makam yang tidak diketahui identitasnya.  Juga ada bekas kaki yang cukup besar melebihi telapak kaki orang dewasa normal,” ucap M Rasit Sekdes Desa sekotong Tengah.

BACA JUGA BOS:   Pasca Penonaktifan Rektor, AMP2SU Buka Posko Pengaduan Dugaan Korban KKN Pejabat UIN Sumut

Tidak jauh, beberapa meter di sebelah kanan terdapat goa dengan seribu kelelawar semakin menambah suasana yang membikin penasaran dengan kisah air terjun ini sebab memang sejak dahulu kawasan ini sering digunakan sebagai tempat pemujaan penganut islam ‘waktu telu’ yang disebut dengan istilah ‘pedewaq’.

“Sejak dishare ke media sosial dan ramai tanggapan dari para netizen. Potensi wisata yang terpendam di desa Sekotong Tengah, goa seribu kelelawar dan air terjun Batu Gajah’ mendapat perhatian dari kepala desa Sekotong tengah,” ucap Rasit. (ki/gr)

The following two tabs change content below.
Gambar Gravatar

gapuranews

BACA JUGA BOS:   Kapolres Sergai Dampingi Bupati Dalam Kunjungan Wamentan RI ke Sergai