[dropcap color=”#888″ type=”square”]S[/dropcap]ambut uang tahun ke-70 KH Mustofa Bisri, Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menggelar dua acara utama yang telah disiapkan. Yakni pameran lukisan Gus Mus diadakan pukul 11.11-15.15 WIB. Pada pukul 19.19 WIB hingga pukul 23.45 WIB akan diadakan selamatan budaya.

Acara diagelar di Balairung Universitas PGRI Semarang, Jalan Sidodadi Timur 24 Semarang, Sabtu (6/9/2014)

“Gus Mus luar biasa, titik!” kata KH Said Aqil Siroj Ketua Umum PBNU dalam sambutan pembukaan acara. Kang Said, demikian KH Said disapa di kesehariannya, melanjutkan sambutan dengan hanya memimpin doa bersama seluruh tamu undangan sebagai ungkapan syukur atas kebahagiaan yang dirasakan Gus Mus.

Dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, disebutkan, selamatan 70 Tahun Gus Mus diawali dengan pameran lukisan sang Kiai, yang selanjutnya akan dirangkai dengan pembacaan puisi dan penampilan berbagai kesenian pada malam harinya.

Sementara Gus Mus dalam sambutannya mengungkapkan kekagetannya atas acara yang dinilainya terlalu mewah. Meski demikian Gus Mus juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan ucapan selamat serta mendukung kesuksesan acara.

“Seumur-umur saya tidak pernah diulangtahuni, sekarang 70 tahun justru diulangtahuni. Ini yang bikin ulah Agus Dhewo. Waktu ngomong ke saya katanya mau membuat acara sederhana, tapi ini bagi saya jauh dari sederhana, ini terlalu mewah,” ungkap Gus Mus.

PESTA BUDAYA

Dalam pesta budaya, sejumlah budayawan seperti Gunawan Muhammad, Radar Panca Dahana, Tanto Mendut, Sujiwo Tedjo, Ahmad Tohari, Zawawi Imron, Sutardji Qulzum Bachri, dan Timur Sinar Suprabana sudah menyatakan kesediaannya untuk tampil. Musisi Dian HP menurut rencana akan mengiringi Gus Mus saat membaca sejumlah puisinya.

“Dian HP dan Gus Mus akan tampil saling mengisi di atas panggung dengan konsep aleatorik. Yakni tampil satu panggung tanpa harus bertemu sebelumnya,” jelas Agoes Dhewa selaku penanggung jawab kegiatan.

Tak hanya seniman yang terlibat aktif dalam pesta budaya tersebut. Sejumlah cendekiawan dan pejabat serta pemuka agama, seperti Prof kacung Maridjan, Prof Sudharto PH, Dahlan Iskan, dan Gubernur Ganjar Pranowo juga akan hadir. Pemuka agama seperti Hasyim Muzadi, Buya Safi’i Maarif, Dien Samsudin, Romo Mudji. Romo Pudja Sumarta juga akan memberikan sajiannya sebagai “kado” untuk Gus Mus.

Selain pameran lukisan dan pesta budaya, acara yang akan dipandu oleh budayawan Prie GS itu juga menampilkan Merpati Orkestra. (ss/sm)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR