foto: Pementasan teater (aba)

MEDAN – Roy Julian dan Mamexandria adalah dua aktor dari Kantor Teater. Mereka saat ini tengah mengemas sebuah peristiwa teater. Menjajakan kata kata dan gerak serta menjadikannya kenduri teater ke seluruh ruang ruang di tanah air Indonesia Raya.

Hal itu dikatakan Ayub Badrin sebagai pihak yang akan memberikan ruang bagi keduanya untuk berkolaborasi di Taman Budaya Sumut (TBSU), Sabtu, (27/10/2017), bekerjasama dengan Laboraturium Teater Medan.

“Kantor Teater adalah salah satu teater dari Jakarta yang tengah melakukan pementasan keliling Indonesia. Mereka sedang mengusung beberapa reportoar diantaranya, ‘Belajar Tertawa’ dan ‘Fermentasi Hujan dalam Sepatu,” terang Badrin’.

Dua pertunjukan ini kata dia akan dipentaskan dalam dua seasion yakni Permentasi Hujan dalam Sepatu, pada sore pukul 16.00 Wib , dan Belajar Tertawa yang merupakan pertunjukan utama teater ini.

Banyak sudah karya karya Kantor Teater selama perjalanannya menghidupkan iklim berteater di tanah air ini. Karya karya itu sudah mereka pentaskan diberbagai ruang kehidupan ini. Jalanan, mall, taman, bak mandi, kamar mandi, ruang tidur adalah panggung yang membebaskan tubuh dan ekspresi mereka.

“Teater menjadi peristiwa yang menyenangkan sekaligus menyakitkan. Teater tidak membutuhkan segala aturan dari barat yang membatasi ruang berekspresi aktor, teater juga tak butuh seorang sutradara jikala aktor sudah menjadi seniman. Mungkin itulah yang membuat Kantor Teater menjadi berbeda dengan teater teater pada lazimnya,” ujar Badrin.

Oleh karenanya teater ini menjadi layak ditonton. Layak diapresiasi dan terakhir layak jika kita mau merogoh kocek sekedar membantu dua teaterawan ini untuk melanjutkan perjalanan budaya mereka menuju ruang ruang teater itu.

“Layak. Menurut ku sangat layak jika kita merogeh kocek sekedar 20 ribu. Dan mari menonton. Itu saja,” tandasnya. (aba/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR