Peserta karnaval budaya mengenakan kostum batik di ruas Jalan Kh Mustofa, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (28/11).PANGELARAN Seni dan Budaya yang diklaem terbesar di kota Tasikmalaya akan digelar pada bulan Mei-Desember. Hari ini (22/4/2015) acara Kota Tasikmalaya Kibar Budaya 2015 akan dideklarasikan di Gedung Kesenian Tasikmalaya sekitar jam 19.00 WIB.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah­raga (Disbubparpora) Kota Tasikmalaya H Undang Hendiana menjelaskan Kibar Budaya tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya sunda yang saat ini mulai tergerus oleh zaman.

“Saatnya kita ber­karya untuk Tasikmalaya dan terus melambungkan budaya sunda, “ujarnya usai menggelar konferensi pers di GKT, kemarin (21/4/2015).

Menurutnya, di Kota Tasik­ma­laya banyak potensi pe­laku seni maupun rumpun kesenian sehingga perlu di­kembangkan dan diberi ruang apresiasi.

“Sehingga bukan hanya pen­tas, tapi juga ada upaya peningkatan kualitas maupun kreativitas,” katanya.

Ketua Presidium Kibar Budaya 2015, Bode Riswandi menga­takan Kibar Budaya untuk menghidupkan gairah pentas di Gedung Kesenian Tasikmalaya (GKT). “Kita ingin dengan adanya Kibar Budaya dapat membina apresiator pertunjukkan di Kota Tasik­malaya,” katanya.

Dalam Kibar Budaya yang dimulai pada Bulan Mei- Desember tersebut, lanjutnya, akan menampilkan 19 kelompok ke­senian dari 10 rumpun kesenian di Kota Tasikmalaya.

“Nantinya dalam satu bulan akan ada pementasan setiap dua minggu sekali,” paparnya. (gr)

Ilustarsi Foto (ist)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here