Foto-foto: JOEL THAHER
Irawati Durban Ardjo adalah seorang penari, penata tari, pengajar tari, pembuat kostum tari, penulis serta desainer interor. Irawati sering melawat ke luar negeri dalam misi-misi kebudayaan yang dirancang oleh Bung Karno, dan di tahun 1960-an, ia mulai mencipta-ulang tarian Sunda yang semula dikoroegrafi oleh gurunya, Tjetje Sumantri, seperti tarian Kukupu.
Saat ini Irawati aktif menjabat sebagai Ketua Umum Pusbitari dan juga Direktur Post Aura.

17-18 Desember beliau akan mengisi acara Maestro! Maestro! #8 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki.

Irawati Durban Ardjo

Dua penari berpakaian keemasan dan bersayap laiknya burung merak tersebut memasuki panggung. Gerakannya luwes, saling tarik menarik seperti sepasang burung yang sedang terbang.

Irawati Durban Ardjo-1

Itu adalah tarian Merak Bodas karya maestro Irawati Durban Ardjo dari Jawa Barat. Tarian selama 15 menit ini menjadi ikon Jawa Barat dan ditatanya pada 1965.

Irawati Durban Ardjo-2

“Tarian ini memang menceritakan dua ekor merak putih menari beriringan, bersahutan dengan penuh kasih sayang, menggambarkan keindahan, dan kesucian cinta yang putih,” katanya di Teater Kecil, TIM.

Burung Merak memang selalu menarik perhatiannya. Meski koreografinya nampak sangat fisikal, tapi dengan iringan gamelan lengkap dan kostum penari yang megah mampu membuat penonton terkagum-kagum.

Irawati Durban Ardjo-3

Tari Merak merupakan karya Irawati selagi masih muda. Selain itu, Irawati juga membawakan tarian Klana Bandopati Losari.

Tarian ini adalah khas dari Cirebon yang menggambarkan watak manusia yang serakah dan menghalalkan segala cara demi ambisi pribadi. Serta disimbolkan sebagai sosok Rahwana sebagai pemimpin.

Irawati Durban Ardjo-4

Gerakan Irawati pun menghipnotis yang menontonnya. Di akhir penampilan, ia memakai topeng khas Cirebon. Namun terdapat beberapa perbedaan antara Tari Topeng Cirebon dan Tari Losari. Di antaranya pada kain batik bermotif mega mendung yang dipakai Irawati. Serta kain bermotif parang pada tarian Losari. (dari berbagai sumber)

TINGGALKAN KOMENTAR