Foto: Teater Lingkar pentaskan TUK (ist)

SEMARANG – Teater Lingkar Semarang mengangkat reportoar ‘TUK’ sebuah lakon tulisan Bambang Widaya SP disutradari oleh Matson yang akan ditampilkan di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, Jl. Ir. Sutami, Solo. Pementasan akan digelar Jumat (15/9/2017), dimulai pukul 21.07 WIB.

Naskah ini sebelumnya sempat dipentaskan  di Pondok Pesantren Al-Ishlah Meteseh Tembalang Kota Semarang. Acara bertajuk ‘Tour De Kampung Teater Lingkar’ diawali di Pondok Pesantren yang diasuh KH. Budi Hardjono. Sebuah naskah realis yang menceritakan perkampungan atau tempat tinggal di tengah kota, Minggu, (27/11/2016).

“Pementasan di Solo sangat bedah dengan ‘Tour De Kampung Teater Lingkar’. Pemainnya bedah dan juga penampilannya akan full,” kata Yaya salah satu anggota Teater Lingkar, saat dihubungi, Selasa (5/9/2017).

Foto: Poster TUK teater Lingkar Semarang. (ist)

Kisah ‘TUK’ menceritakan kehidupan masyarakat pinggiran, yang ingin mempertahankan tanah magersaren, tempat mereka tinggal, yang akan di gusur untuk di bikin area yang menguntungkan secara bisnis.

Mbah kawit salah satunya sesepuh kampung itu bersikeras untuk tetap bertahan dengan berbagai cara ritual termasuk bela pati. “jago jago sing mbelani aku wis dikandhang ke, ora bisa kluruk, ora wani cluluk, ngertia ya wong wong sing dha keluwen kae, mripate luwih awas, kupinge luwih tengen, atine isih bisa ngrasakake….” demikian katanya.

Teater Lingkar adalah sebuah kelompok seni teater yang berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Teater ini dirintis oleh Mas Ton, dan mulai mempertunjukkan karyanya 4 Maret 1980. Sejak berdiri sampai sekarang, Teater Lingkar telah memproduksi puluhan pertunjukan, baik naskah sendiri maupun naskah dari penulis luar negeri, dan memenangi sejumlah kompetisi. (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR