Foto: Situs Ngawonggo sedang berbenah. (yazin)
loading...

MALANG – Menyambut ‘Mandi (jamasan) Bulan Purnama’ di situs Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Senin, (7/8/2017) warga desa Ngaonggo pun warga secara gotong-royong membenahi situs peninggalan masa pemerintahaan Mpu Sindok tahun 944 masehi atau pada abad ke-10 masehi.

Foto: Salah satu Situs Ngawonggo berbenah. (yazin)

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari ditemukannya, situs kuno petirtaan atau pemandian suci pada masa Kerajaan Medang yang dipimpin oleh Mpu Sindok tersebut pada Senin (24/4/2017) lalu.

Penjaga kawasan situs kuno petirtaan atau pemandian suci, Rahmad Yazin (25) mengatakan, jika mandi ke situs tersebut akan bikin awet muda.

“Mandi pada bulan pernama di situs Ngawonggo, konon bisa bikin awet muda,” kata Yazin saat dihunungi gapuranews.com, Kamis (27/7/2017).

Saat ditemukan sejumlah situs purbakala ditemukan di tebing Sungai Kali Manten di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Situs itu pertama kali ditemukan oleh Rahmad Yasin tersebut diperkirakan berupa petirtaan atau pemandian suci.

Sementara ada tiga kolam pemandian yang ditemukan. Setiap kolam memiliki pahatan yang berbeda. Seperti pahatan arca dan ukiran aksara Jawa. Pahatan itu merupakan batuan dasar atau bedrock sehingga tidak bisa dipindahkan.

“Kami bergotong-royong dalam membangun pagar, air mancur dan jembatan. Tujuannya, supaya pelancong yang datang ke situs Ngawonggo nyaman. Untuk datang ke mari tidak ada retribusi,” kata Yazin, sapaan akrabnya.

Dalam berbenah warga setempat menggunakan dana swadaya masyarakat. “Kalau tenaga kita punya, tapi kita kan harus beli pralon, paku, semen dan kawat dibutuhkan dana. Ya, semoga ada donator yang mau membantu,” ucap Yazin mengaku sudah menghabiskan dana 5 juta lebih untuk membenahi kawan situs tersebut.

Usai acara ‘Mandi (jamasan) Bulan Purnama’ di situs Ngawonggo pada 7 Agustus 2017 mendatang, maka ke depannya, kata Yazin, pengunjung akan bebas mandi.

“Kedepannya, untuk Mandi di situs Ngawonggo boleh kapan saja,” tutupnya. (yz/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR