gunung-padang
Penelusuran jejak Gunung Padang  terus dilakukan oleh Tim Nasional Peneliti Gunung Padang.Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan WarungKondang, dijalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks “bangunan” kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh, memastikan penelitian Situs Gunung Padang di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan terus berlanjut. Kepastian itu disampaikannya saat mengunjungi situs yang digadang-gadang terbesar di Asia Tenggara itu, Rabu 17 September 2014. Bahkan, Nuh memastikan alokasi anggaran sebesar Rp 24 triliun sudah disiapkan.

“Dari hasil pembuktian sementara, ada tanda-tanda bahwa di sini (Gunung Padang), ada kehidupan Sebelum Masehi. Jika memang terbukti ada peradaban tua, tentunya kita patut berbangga,” kata M Nuh kepada wartawan di Cianjur, Rabu,  (17/9) lalu.

Wakil Ketua Timnas Peneliti Situs Gunung Padang Bidang Arkeologi, Ali Akbar, menyebut timnya memperkirakan usia situs ini lebih tua ketimbang Candi Borobudur, Yogyakarta, yang berasal sekitar tahun 800 masehi atau pada abad ke-9. Sementara situs Gunung Padang diperkirakan dibangun sebelum itu.

“Situs ini tahun 500 sebelum masehi. Usianya lebih tua dari Borobudur yang tahun 800-an masehi,” ujar Abe, sapaan akrab Ali Akbar di puncak bukit Gunung Padang, Minggu (21/9).

Diperkirakan, situs Gunung Padang juga diduga lebih besar 10 sampai 15 kali dari Borobudur. Mengingat area resmi penelitian situs Gunung Padang mencapai 29 hektare, dari puncak bukit sampai ke bawah atau kaki bukit. Tinggi strukturnya sekitar 200 meter. Lebih tinggi sekitar 50 meter dari Piramida Giza di Mesir.

Temuan-temuan awal situs ini, bagi Timnas Peneliti merupakan sesuatu yang penting. Bahkan, Timnas Peneliti menyebut situs Gunung Padang akan membuatnya tercatat sebagai peninggalan purbakala dengan peradaban yang tinggi.

“Kalau menyebut peradaban tinggi, kita bisa menyebut Kebudayaan Mesopotamia, Mesir, dan China,” ujar Abe. (dari berbagai sumber/ib/gr)

Foto Ilustrasi (ist)

TINGGALKAN KOMENTAR