Pameran dan Sarasehan kartun santri (ist)

DIREKTORAT Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Pameran Kartun Santri Nusantara dengan tema “Bernegara dan beragama yang santun berakhlak” pada 24 – 30 November 2015 di Ruang B Galeri Nasional yang akan dibuka oleh menteri agama RI.

Pameran dan Sarasehan kartun santri (ist)
Pameran dan Sarasehan kartun santri (ist)

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Mohsen Al-Idrus, Senin (23/11) menyatakan, “Melalui acara ini, kami ingin mengajak masyarakat terlibat langsung dalam memperkenalkan Islam Nusantara yang rahmatan lilalamin melalui ajang apresiasi karya seni. Adapun pemilihan media kartun dimaksudkan agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami masyarakat.”

Peserta Pameran Nasional Kartun Santri Nusantara diikuti oleh 120 karya kartunis melalui jalur seleksi lomba dan jalur undangan.Untuk jalur lomba, panitia telah menerima lebih dari 1500 karya kartun dari 750 kartunis seluruh Indonesia. Dewan juri yang terdiri dari KH Ahmad Mustofa Bisri (Pengasuh Ponpes Roudlotut Tholibin, Rembang), Pramono R Pramujo (kartunis senior), dan Abdullah Ibnu Thalhah (Direktur Rumah Kartun Indonesia) dan Kuss Indarto sekaligus sebagai kurator pameran telah memilih para pemenang lomba dan 70 karya yang lolos seleksi pameran.

Para tokoh, perupa/kartunis yang siap turun gunung berpartisipasi dalam pameran kartun santri nusantara (jalur non-lomba) bertambah:
1. Ahmad Mustofa Bisri (Rembang)
2. Kyai Zawawi Imron (Madua)
3. Kyai Agus Sunyoto (Suarabaya)
4. Pramono Pramoedjo (Jakarta)
5. Koesnan Hoesie (Semarang)
6. Prie GS (Semarang)
7. Jitet Koestana (Kompas)
8. Imam Yunianto (Tempo)
9. Dhar Cedhar (Jakarta)
10. Jiwenk (Jakarta)
11. Aji Prasetyo (Suarabaya)
12. Beng Rahadian (Jakarta)
13. Kuss Indarto (Yogyakarta)
14. Toni Malakian (Jakarta)
15. Sabariman Sinung (Jakarta)

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Dr Mohsen MM menuturkan, kegiatan dimaksudkan sebagai ikhtiar memperkenalkan Islam Nusantara yang santun. Hal itu sekaligus untuk menunjukkan citra pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang positif serta menghasilkan manusia Indonesia yang cerdas, santun, dan berakhlak dalam kehidupan berbangsa bernegara dan beragama.

Acara Sarasehan Kartun Santri Nusantara bertema ‘Islam dalam Kartun’ (25/11/2015) akan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB – 12.00 WIB di Ruang Serbaguna Galeri Nasional, akan menghadirkan pembicara D Zawawi Imron (Kyai-Sastrawan Madura), Abdul Hadi WM (Guru Besar Peradaban dan Filsafat Timur Univ. Paramadina) dan Pramono R Pramujo (Kartunis Senior dan pendiri Pakarti-Persatuan Kartunis Indonesia), akan dipandu oleh moderator Abdullah Ibnu Thalhah (Rumah Kartun Indonesia). Sarasehan akan membahas isu-isu seputar gagasan dan praktek kartun dalam Islam. (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR