LSO Teater Sinden bekerjasama dengan Sanggar Tunggak Semi Malang menggelar Malangeludruk. Rangkaian acara dilaksanakan selama dua hari, 29-30 Oktober 2014 di Gedung BAU Kampus 3 UMM.

Pada rangkaian hari pertama, diawali WORK shop pengenalan seni ludruk. Hadir dua pemateri, Joko Saryono dan Sutak Wardhiono. Sedangkan hari kedua merupakan puncak Malangeludruk, diisi pementasan ludruk Rumah Gila karya Sutak Wardhiono.

Menurut Ketua Pelaksana, Riza Nur Rizkia, kegiatan digelar dalam rangka membangkitkan minat pemuda-pemudi terhadap kesenian tradisional.

“Ludruk ini sebagai kesenian daerah. Sekarang kan ludruk sudah agak kendor eksistensinya. Kebetulan kami mengangkat ini agar ludruk tidak terkikis. Kita harus membangkitkan ludruk sebagai budaya lokal,” tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya sengaja memilih ludruk sebagai tema besar, lantaran ludruk adalah salah satu bentuk teater tradisional.

“Kami sebelumnya selalu ngangkat pementasan teater, dan ludruk ini adalah teater tradisional. Karena kalau mengangkat teater modern kan sudah sering,” ungkap mahasiswi Ilmu Komunikasi UMM itu. (malangtimes.com/gr)

Foto : Ist

TINGGALKAN KOMENTAR