ngaben ubud-2

Foto-Foto: Roy Vai

Ratusan ribu masyarakat Bali, wisatawan domestik dan mancanegara memadati kawasan Puri Peliatan, Ubud, Bali tempat diselenggarakannya Kabupaten Gianyar, Bali, penghormatan terakhir terhadap almarhum Anak Agung Niang Rai (78), ibunda Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

ngaben ubud-3

Kawasan ubud lumpuh total, selama beberapa jam, pada 16 Agustus 2011 silam. Selain karena melibatkan ribuan warga, listrik ratusan rumah hingga toko di sepanjang jalur yang dilalui iring–iringan jenazah Ida Dwagung pun harus dipadamkan selama beberapa jam.

ngaben ubud-4

Siapapun akan terpukau dan merasa takjub berada di tengah kerumunan massa tersebut. Dan impian saya berada di tengah – tengah perhelatan Pelebon atau ngaben bagi Raja tersebut tersampaikan.

ngaben ubud-6

Upacara pelebon sendiri merupakan sebutan untuk upacara ngaben, upacara kremasi jenazah yang dilakukan khusus untuk kaum raja dan bangsawan.

Ngaben ini termasuk kategori kolosal karena menggunakan bade yang sangat tinggi mencapai 24 meter dengan berat hampir 10 ton. Bade adalah menara tempat jenazah, yang digunakan untuk mengusung jenazah dari Puri Ubud ke Setra Dalem Puri atau kuburan.

ngaben ubud-5

Selain bade, sarana upacara yang menarik adalah lembu setinggi 9,5 meter dengan berat sekitar 5-6 ton.

Atraksi yang menarik dari Ngaben adalah mengusung bade dan lembu jenazah dari Puri Ubud ke Setra. Sekitar 6 ribu orang dikerahkan untuk mengusungnya secara estafet.

Momen menarik lainnya adalah pembakaran jenazah di setra. Jenazah dimasukkan ke dalam perut Lembu.

Ritual Ngaben disaksikan ribuan wisatawan yang tumpah ruah memenuhi jalan raya yang menghubungkan Puri Ubud ke setra sejauh setengah kilometer. Mereka berdiri menyaksikan dan mengabadikan momen sakral ini. (roy vai)

TINGGALKAN KOMENTAR