Foto: Poovalur Sriji. (ist)

JAKARTA – Maestro Ritem India Karnataka, India Selatan, Poovalur Sriji juga akan tampil dalam ajang even Anjungan Sumut-TMII Music Camp Internasional Music Workshop, 11 – 13 Juli 2017. Selain tampil, maestro Poovalur Sriji juga akan membeberkan ilmu musiknya kepada musisi muda dan masyarakat pecinta musik.

“Masyarakat berkesempatan untuk menonton musiknya juga bisa menggali ilmu musiknya. Sebab, akan ada duskusi yang cukup menarik,” kata Kepala Anjungan Sumut, Tatan Daniel, Minggu (2/7/2017).

Sebagai seorang komposer yang sangat produktif, lanjut Tatan, Poovalur Sriji juga dikenal sebagai pendidik, juga pemusik kelas A, rangking tertinggi di All India Radio.

“Ia belajar musik Karnataka (musik klasik India Selatan-red) dari ayahnya, P.A Venkataraman. Selama lebih dari tiga puluh tahun Sriji tampil sebagai artis utama dalam tradisi musik klasik India Selatan maupun Utara (Hindustan), dengan kepiawaiannya memainkan alat musik mridangam,” kata Kepala Anjungan yang juga dikenal sebagai penyair ini.

Setelah pindah ke Amerika Serikat, ia membuat berbagai rekaman antara lain dengan seniman terkenal Sir Yehudi Menuhin, Bela Fleck, Mark O’Connor, John Bergamo, dan Glen Velez. Karya-karyanya yang diciptakan di dalam album Tabula Rasa yang ia mainkan bersama Bela Fleck, V.M.. Bhatt, dan J.P.Chen masuk dalam Grammy Award yang sangat terkenal itu. Saat ini ia mengajar di University of North Texas, dan pernah mengajar di Calart dan San Diego State University.

“Nah, dengan pengalaman segudang, maka masyarakat akan diberikan kesempatan ngobrol dan bincang masalah musiknya dengannya,” tegas Tatan.

Lebih dari 40 tahun bermain musik dengan orang dari banyak negara, Sriji menganggap musik sebagai kebutuhan. “Saya hidup dari musik dan saya juga belajar hidup dari musik. Saya selalu ingin mengenal yang baru, mendalami, dan menghormati musik mana pun,” kata Sriji.

“Musik membawa saya dari India, Amerika, Bali, sampai ke Tembi ini. Dengan musik, saya bertemu dan bermain dengan banyak orang. Saya pun banyak belajar tentang musik yang berbeda-beda. Saya harus tahu bagaimana saya harus menyelaraskan diri dengan mereka,” kata Sriji.

Untuk itu, segera catatkan diri sebagai peserta, bergabung bersama dalam perkemahan seni 3 hari di Anjungan Sumut, berproses dan berkonser kolaborasi dengan empat musisi dunia yang dakhsyat itu.

Bagi peserta dari luar kota, Panitia akan menyediakan tenda-tenda penginapan, dengan kontribusi sewa tenda plus tempat tidur Rp 500.000,- untuk tiga malam. Catat tanggalnya, pastikan Tuan hadir, dan membawa pulang, tidak hanya sertifikat, tapi juga pengalaman keren ini.

Daftar melalui email: komunitasronggengdeli1@gmail.com, atau melalui Page Facebook: International Music Workshop, Grup Facebook : Komunitas Ronggeng Deli, melalui telepon, atau pun secara langsung di Sekretariat Komunitas Ronggeng Deli di Anjungan Sumatera Utara TMII Jakarta. Pendaftaran diharapkan dilakukan paling lambat tanggal 7 Juli 2017.

Untuk informasi lebih rinci berkenaan dengan even ini, hubungi :
1. Dedi Arminal Devin (Ketua Panitia): No. HP/WA: 081370865579
2. Clara Rayi : No. HP/WA: 089661268554
3. Rian : No. HP/WA: 082386772601 (tn/gr).

TINGGALKAN KOMENTAR