DUNIA sastra Indonesia, khususnya Cirebon, kini  kehilangan seorang penyair berbakat, yakni Ahmad Syubbanuddin Alwy telah tutup usia. Sastrawan dan budayawan asal Cirebon, Jawa Barat ini menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan medis di Rumah Sakit Sumber Waras Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (2/11/2015) sekitar pukul 20.45 WIB.Ahmad Syubbanuddin Alwy

Tokoh panutan sekaligus guru para pegiat kebudayaan ini, berpulang kepangkuan sang Khaliq di usianya yang ke-53 tahun. Menurut sahabat dekatnya, Cheppy Iriawan dirinya menerima informasi berpulangnya Ahmad Syubbanuddin Alwy sekitar pukul 21.00 WIB. Cheppy langsung bergegas untuk langsung menuju ke umah Sakit Sumber Waras.

“Kami kehilangan sosok orang yang baik, sosok orang yang memiliki jasa besar untuk masyarakat kota maupun Kabupaten Cirebon,” katanya, Senin (2/11).

Ahmad Syubbanuddin Alwy masuk ke Rumah Sakit Sumber Waras, Sabtu sore (1/11/2015), usai menghadiri sebuah acara seminar dalam rangkaian Gotrasawala di Grage Hotel Cirebon.
Almarhum Ahmad Syubbanuddin Alwy merupakan putra kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 26 Agustus 1962 silam. Almarhum cukup banyak berkiprah dalam dunia sastra dan budaya, yang telah menghasilkan banyak karya. Di antara karyanya berupa kumpulan “Bentangan Sunyi”, diluncurkan pada 1996.

Ahmad Subhanuddin Alwy rencananya akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bendungan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, pada pukul 13.00 WIB siang, tepatnya ba’da dzuhur, Selasa (3/11/2015) hari ini.

Hal itu, dikatakan ibunda almarhum, Hj. Aminah Abdussomad jenazah akan dikebumikan sekitar besok siang. Karena menurutnya, untuk memberi kesempatan bagi para kerabat untuk melayat dan memberikan doa terakhir kepada almarhum.

“Kami sudah sepakat, almarhum akan dikebumikan di dekat ayahnya dan akan dikubur ba’da dzuhur” katanya. (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR