Menyambut perhelatan Pemilu 2014, Komunitas Reggae di seputaran Ciracas Jakarta Timur bekerja sama dengan Lembaga Kebangunan Jakarta, menggelar pentas musik Reggae anti golput dan anti politik uang.

Acara yang digelar sabtu 15 Maret 2014 ini, diramaikan oleh puluhan group musik reggae diantaranya Tanah Merdeka dan 12 Malaikat Gimbal sekaligus realesed lima single album mereka. Diantaranya “Cinta Facebookan” dan “bangkit”

regge komunitas
Pentas Musik Reggae Anti Golput

Bertempat di GOR Bulutangkis Formos, Komplek POLRI, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, acara dimulai sejak sore hingga malam hari. Dipadati ribuan kaum muda pecinta reggae

Puncak acara diisi dengan pembacaan deklarasi ” anti Golput dan anti politik uang” oleh Dedy Rachmadi dari lembaga Kebangunan Jakarta.

Menurut Mantan aktivis GMNI yang juga calon wakil rakyat DPRD Provinsi DKI dari PDI Perjuangan ini, kaum muda merupakan pilar industri kreatif Jakarta. Lewat musik, kaum muda menyuarakan kegelisahan tentang diri dan lingkungan sosialnya. Jika dikemas secara kreatif, selain fungsi sosial, musik memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Pemilu 2014 diharapkan menjadi momentum partisipasi demokrasi kaum muda. Suara kaum muda menentukan masa depan bangsa. (gardo)

TINGGALKAN KOMENTAR