Foto-foto: JOEL THAHER

 

Djenar Maesa Ayu pentas ‘SAIA’ pada ulang tahunnya ke41 di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta, 14 Januari 2014 Pukul 20.00 WIB yang lalu. ‘SAIA’ diangkat dari buku terbaru Djenar Maesa Ayu sendiri. Sebuah acara pementasan yang berangkat dari karya sastra, yang kemudian ditafsirkan ke dalam beragam bentuk pemanggungan: terutama musik dan multimedia, juga fragmen dan monolog.

SAIA” karya Djenar Maesa Ayu

Pementasan ‘SAIA’ sendiri menampilan upaya menafsir karya-karya Djenar Maesa Ayu secara keseluruhan. Pementasan ini adalah sebuah karya artistik pemanggungan yang ingin menafsir dan menginterpretasi tema-tema yang ada dalam karya-karya Djenar.

Artis Pendukung:Aksan Sjuman, Iwa K, Kaka (Slank), Dewi “Dee” Lestari, Ine Febrianti, Oppie Andariesta, Sudjiwo Tejo, Anda Perdana, Bonita dan The Hus BAND, Kartika Jahja, Imada dan Sutardji Calzoum Bachry. Sebagai sutradaranya dipercayakan kepada Agus Noor.

SAIA” karya Djenar Maesa Ayu-1

Dalam buku ini, Djenar masih konsisten menyuarakan suara perempuan yang terbungkam, khususnya dalam masyarakat metropolitan, tentang moral dan seksualitas secara eksploratif dan lugas, Ia kembali menghidangkan cerita seputar hal di atas dengan gayanya yang khas dan selalu kontroversial sekaligus dicintai. Tiga cerpen di antaranya pernah dipublikasikan di harian Kompas, yakni ‘Air’, ‘Dan Lalu’, dan ‘SAIA’; serta cerpen “Mata Telanjang” yang juga pernah dipublikasikan di majalah Esquire.

SAIA” karya Djenar Maesa Ayu-2

“‘SAIA’ mewakili semua perempuan yang menghadapai permasalahan. Bisa dibilang wanita perkasa,” kata Djenar Maesa Ayu di Taman Ismail Marzuki, Jakarta sebelum pementasan SAIA.

“Pementasan sendiri menceritakan tentantg seksualitas dan kekerasan yang terjadi di lingkungan nyata, dan saya perempuan, saya seorang ibu dan eyang. Saya merasa dunia ini tidak aman untuk ditinggali,” kata Djenar Maesa Ayu.

Dalam ‘SAIA’, Djenar konsisten menyuarakan suara perempuan yang terbungkam, khususnya dalam masyarakat metropolitan. Tentang moral dan seksualitas secara eksploratif dan lugas.

SAIA” karya Djenar Maesa Ayu-4

Djenar Maesa Ayu lahir di Jakarta, 14 Januari 1973, adalah seorang penulis Indonesia. Cerpen-cerpennya telah tersebar di berbagai media massa Indonesia.

SAIA” karya Djenar Maesa Ayu-5

Di samping itu, Djenar Maesa Ayu adalah putri dari pasangan sutradara film legendaris Syuman Djaya dan pemeran wanita Tutie Kirana. Djenar memiliki dua orang anak yaitu Banyu Bening dan Btari Maharani.

SAIA” karya Djenar Maesa Ayu-6

Penyutradaraan film perdananya, ‘Mereka Bilang, Saya Monyet’ menghadiahkannya Piala Citra untuk Sutradara terbaik. (dari berbagai sumber/gardo)

TINGGALKAN KOMENTAR