Foto ilustrasi: Telaga Sunyi Banyunas. (ist)

BANYUMAS – Film cukup efektif dalam mempromosikan pariwisata sebuah daerah. Kini giliran Banyumas, Jawa Tengah akan dipromosiskan lewat film dengan judul ‘Satria’. Film yang diproduksi Ralia dan Gula Kelapa Pictures itu akan memulai shooting pada November mendatang.

Film ini rencananya akan ditayangkan pada Februari 2018 medatang. “Film Satria tidak hanya memunculkan pariwisata Banyumas yang sudah populer seperti Baturraden dan kuliner khas daerah tersebut. Namun, juga berusaha mengangkat industri pariwisata lain seperti curug (air terjun) maupun tempat-tempat wisata lain yang belum tereksplorasi dengan baik,” ujar produser Ralia Pictures Syamsul Masdjo Arifin, beberapa waktu lalu.

Rencananya akan dilakoni oleh bintang film seperti Rianti Cartwright, Yama Carlos, Jajang C Noor dan Pong Harjatmo.

Untuk lebih menguatkan kesan lokal, film itu juga akan dibintangi pemeran asal Banyumas. Film itu berkisah tentang bocah laki-laki bernama Satria (Yama Carlos) yang lahir saat longsor di Banyumas.

Kedua orang tua Satria meninggal dunia dalam bencana itu. Satria akhirnya diasuh oleh neneknya.

Dia menjadi pemuda gagah berani yang memiliki jiwa patriot. Satria juga memiliki prestasi yang membanggakan. Saat menuntut ilmu di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Satria bergabung dengan tim search and rescue (SAR).

Menurut Masdjo, patriotisme Satria mewakili nama-nama besar yang lahir di Banyumas. Misalnya, Jenderal Gatot Subroto.

Dia menambahkan banyak hal yang bisa dieksplorasi tentang Banyumas. “Banyumas dan sekitarnya memiliki kekuatan budaya dan kuliner yang tidak dimiliki daerah lain. Belum lagi tokoh-tokoh nasional banyak lahir dari Banyumas. Film ‘Satria’ tidak hanya mengangkat budaya dan rasa nasionalisme, tapi juga memunculkan pariwisata Banyumas,” ujar Masdjo. (***/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR