Ratusan orang mengunjungi Pameran Cagar Budaya Karanganyar, Jumat (14/11/2014). Sejumlah booth sejarah dari masa pra sejarah hingga era kolonial yang dikemas dengan tampilan senyata mungkin, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pameran bertajuk Karanganyar Maju dan Berbudaya itu.

Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97 Karanganyar tersebut sengaja digelar untuk mengenalkan kekayaan sejarah lokal Karanganyar.

“Nilai budaya itu sesungguhnya sangat mahal. Sejarah kalau kita dapat memberikan pada anak didik kita, akan sangat memberikan nilai tersendiri, apalagi ini sejarah lokal. Ini akan terus kita berikan supada dapat menjadi pelajaran yang berharga,” ujar Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan sambutan dalam pameran yang dijadwalkan berlangsung mulai 14-16 November itu, seperti yang dirili joglosemar.co, Jumat (14/11/2014).
Dikatakan Rohadi, sejarah akan menjadi sesuatu menarik untuk disimak ketika disampaikan dengan cara yang menarik pula. Dengan adanya pameran tersebut, diharapkan dapat mendekatkan masyarakat sembari menumbuhkan kecintaan mereka terhadap kearifan lokal berupa sejarah dan budaya.

Pengunjung yang hadir dalam pameran itu tampak menikmati kegiatan tersebut. Perpustakaan mini yang ditempatkan di sudut ruangan tak luput dari perhatian pengunjung. Beberapa pengunjung, utamanya siswa sekolah terlihat cukup antusias saat panitia pendamping memberikan paparan sejarah.

“Pak Guru yang menyuruh kita kemari. Kebetulan saya juga senang dengan sejarah jadi sekalian melihat-lihat,” tutur Krisna, siswi kelas 7 SMPN 5 Karanganyar.

Sedianya, pameran cagar budaya tersebut dihelat mulai 14 hingga 19 November. Selain booth sejarah dan perpustakaan mini, para pengunjung bakal mendapatkan pemaparan materi sejarah secara interaktif. (gr)

Foto Ilustrasi (ist)

 

TINGGALKAN KOMENTAR