ulos dalam balutan fashion (anjungan Sumut TMII)

MERIAH, itulah susana dalam perhelatan sambut ‘Hari Ulos’ di Anjungan Sumut TMII, Sabtu (17/10/2015). Anjungan Sumut TMII pun petang itu menjadi seribu warna, sesaat setelah Pak Carlos ‘Simbolon’ membuka acara.

ulos dalam balutan fashion (anjungan Sumut TMII)
ulos dalam balutan fashion (anjungan Sumut TMII)

Para pecinta ulos, tua muda, dari penjuru Ibu Negeri, berhimpun dan menyaksikan ‘Rangsa Ni Tonun’, film karya Sandra Niessen dan Mja Nashir. Di halaman, di antara teduh hariara, dan semburat cahaya jelang senja, di sore kemarau sentosa, semua manortor bersama.

Di antaranya, seorang perempuan yang mengenakan uis di pundaknya, Ade F. Meyliala, Direktur Budaya TMII, tersenyum riang dan menari. Busana beraneka garis dan warna, dalam padu padan motif ulos, uis, dan hio, menyatu dengan ritme gondang dan ukiran gorga.

Perancang 20 busana, Ir. Joyce Sitompul, berbagi bahagia, menyambut Hari Ulos Nasional. Rangkaian puisi menyentuh hati dari Amang Panusunan Simanjuntak perlahan mengapung ke angkasa. Deklarasi pun dibacakan. Berharap ulos menjadi ‘selimut’ bagi Indonesia, menghangatkan semangat, dan merambatkan kasih dan berkat.

Anjungan Sumut TMII dan Komunitas “Kopi Sumut” serta “Kosentra” menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara ini.. Salam hormat untuk para oppu, para partonun yang tersisa, di berbagai sudut kampung di tepian danau dan bukit-bukit sunyi suara. Horas! Mejuah-juah! Njuah-juah!” (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR