Foto ilustrasi: Salah satu budaya Malang. (ist)

Kirab budaya bersih desa merupakan salah satu media untuk mengkrabkan seluruh warga di kelurahan Tlogomas, Malang.

MALANG – Indonesia memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang cukup luar bisa. Jika tidak dirawat dan dipelihara bukan tidak mungkin akan binasa. untuk merawat kekayaan tradisi nenek moyang yang adiluhur, Kelurahan Tlogomas menggelar Karnaval Budaya, Minggu (5/2/2017).

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari 49 RT dan 9 RW di Kelurahan Tlogomas. Sepanjang Jl. Raya Tlogomas, dari Perum Bukit Cemara Tujuh, Kampus Univeristas Muhammadiyah Malang ditutup total, untuk lancarnya parade budaya, dan iring-iringan pertunjukkan kuda lumping, bantengan, hingga pawai situs Watu Gong, oleh warga Kelurahan Tlogomas, hingga berakhir di Jalan Batu Permata Tlogomas, Malang.

Berbagai ragam atraksi seni dan budaya dipertontonkan dengan penuh atraktif seperti Tarian Tradisional Sakera, Sanduk, Bantengan, Jaranan, Situs Replika Watu Gong, dan Ogoh-ogoh.

Lurah Tlogomas Aryadi Wardoyo menyampaikan, kegiatan seni dan kebudayaan yang digelar ketiga kalinya tersebut, merupakan parade puncak dari kegiatan budaya bersih desa.

Foto: Peserta Kirab budaya bersih desa di kel. Tlogomas, Malang. (alshafa)

“Sebelumnya, sejak ahir bulan Februari, warga sudah melakukan beberapa rangkaian kegiatan tradisi, salah satunya, pemasangan janur, pengajian akbar, napak tilas, bakti sosial dan penanaman 750 bibit pohon di tempat-tempat yang rawan banjir dan longsor,” papar Aryadi.

Kirab budaya bersih desa merupakan salah satu media untuk mengkrabkan seluruh warga. Tidak hanya dengan sesama warga Tlogomas, juga dengan warga dari berbagai daerah yang datang ke Kota Malang, khusus nya yang ada di kelurahan Tlogomas.

“Kita tau bahwa Kota Malang menjadi magnet tersendiri, selain kota Pendidikan, Pariwisata, namun juga memiliki torehan kebudayaan yang melimpah, dalam situs sejarah kerajaan Singosari, untuk dirawat bersma,” katanya.

Ketua pelaksana parade budaya bersih desa Kelurahan Tlogomas, Riadi mengatakan, acara karnaval budaya dengan tema Tlogomas Berbudaya, merupakan kegiatan rutin dua tahunan.

“Kebudayaan serta kesenian di hadirkan, merupakan puncak rangkaian acara bersih desa Tlogomas, yang diadakan rutin,” ungkap Riadi. (alshafa/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR