Foto: Peserta Ajang Film Anak Muda Medan (ist)

BALI – Menyimak kegiatan  ‘Bali International Film Festival 2017’ yang digelar Balinale sejak tahun 2007 yang sering disebut ‘Balinale Internasional Film Festival’ (BIFF), disimpulkan  kota Medan layak menggelar sebuah festival film internasional.

Demikian dilontarkan Anggota Komite Sinematografi/Multimedia Dewan Kesenian Medan (DKM) Baharuddin Saputra, SH. Bahar mengatakan, kehadirannya di BIFF merupakan utusan Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin, MSI melalui Komite Film DKM bersama aktor Medan, Yan Amarni Lubis.

Foto: Tim Dewan Kesenian Medan di Balinale Internasional film festival. (ist)

“Kami akan mengajukan program dilaksanakan Festival Film Medan, pada program tahun 2018. Salah satu progja komite yang berorientasi pada pendidikan dan apresiasi Film, setelah melihat dari dekat penyelenggaraan BIFF di Kuta Bali,” kata Bahar yang juga Ketua Umum Insan Kritikus Film (IKF ) Sumut ini, Senin (25/9/2017).

“Tahun 2018 program kegiatan Komite Film salah satunya menggelar Festival Film Medan yang sesuai standart. semoga mendapat respon positif dari Pihak Pemerintah dan para pihak terkait yang mendukung bangkitnya dunia film di Medan,” lanjut Bahar.

Kadis Kebudayaan Kota Medan H Suherman, SH, MSi dan Ketua DKM Rianto Aghly, SH yang ikut mendampingi DKM mengatakan, pihaknya akan memberikan apresiasi upaya yang dilakukan Komite Film DKM memilih studi Banding di BIFF di Bali.

“Ini satu langkah positif bagi kemajuan dunia film di kota Medan”, ujar Suherman. (rl/gardo)

TINGGALKAN KOMENTAR