Foto ilustrasi: Candi Borobudur. (ist)

JAKARTA  – Demam Selfie terjadi dimana-mana. Untuk mengambil foto atau berfoto masyrakat pun kadang menabrak etika dan sopan santun. Seperti adanya ulah seorang pengunjung Candi Borobudur yang tertangkap kamera sedang asik swafoto sembari memanjat dinding langkan candi. Foto tersebut vira dengan menyebar di berbagai media sosial sejak Senin (7/8/2017) lalu.

Lembaga Kajian Kebudayaan Indonesia (LKKI) pun mengecam sikap seseorang yang tega melakukan selfie dengan menginjak-nginjak stupa yang ada di candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

“Ini jelas melanggar etika. Tidak lah sopan jika demi sebuah foto atau selfie tega menginjak-injak stupa yang ada di camdi Borobudur. Ini tidak boleh terjadi lagi,” kata Ketua Umum LKKI, Rizal Siregar saat dihubungi, Rabu (9/8/2017).

Apa lagi kata Siregar, masyarakat atau pelancong lokal dan asing yang ke Borobudur sudah menegur orang yang selfi agar turun.

“Sedih kan kita dibikinnya. Borobudur itu warisan dunia. Seharusnya bisa menahan diri, jangan mengutamakan syawat selfiennya saja,” ucapnya Siregar.

Awal kejadiannya, Foto itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Ardia Arga Pramoedya di sebuah grup komunitas Info Cegatan Jogja (ICJ), sekitar pukul 12.00 WIB.

Akun Ardia mengunggah 3 foto, seluruhnya dengan jelas memperlihatkan seorang pria berkacamata hitam, kemeja, celana jins robek, berdiri di langkan sambil memegang monopod dan kamera.

Tidak butuh waktu lama, postingan Ardia direspons oleh hampir 900 netizen dan dibagi ratusan kali. Sebagian besar menhujat ulah pengunjung tersebut. (Rayza Nirwan/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR