KOMUNITAS Garuda Mukha menggelar ‘Kirab Grebek Suro’ untuk memperingati masuknya bulan Suro. Warga pun tumpah ruah melihat pawai yang menempuh jarak hingga 5 kilmeter dengan mengambil start dan finish di Jalan Airlangga Kota Kediri. Warga pun memadati hampir setiap sisi jalan yang dilalui rombongan peserta kirab tersebut.

Ada ratusan keris, tombak dan benda-benda pusaka lainnya yang diarak keliling Kota Kediri, Rabu (14/10/2015).

Arak-arakan benda pusaka ini berangkat dari depan padepokan di Jl Erlangga.
Kegiatan ini juga disertai dengan barisan kesenian tradisional seperti Reog Ponorogo, kesenian lesung, Dongkrek Madiun dan belasan grup jaranan.

Peserta pawai berasal dari segenap komunitas pecinta budaya sehingga tidak aneh banyak diikuti oleh pelaku seni seperti Kesenin Jaranan maupun kesenian lainnya. Usai pawai, mereka akan menampilkan kemampuannya masing-masing melalui panggung yang telah disiapkan.

Selain peringatan 1 Suro, mereka juga meramaikan peringatan 700 tahun nusantara serta 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai jenis pusaka koleksi turut diarak dalam pawai itu.

“Sebagai hiburan sekaligus belajar tentang kekayaan budaya kita,” ujar Sukiman, seorang penonton. (tb/gr)

Foto ilustrai (ist)

TINGGALKAN KOMENTAR