Foto: Keluarga Besar Mahasiswa Kelautan Unhas yang tergabung dari berbagai lembaga menggelar aksi bersih sampah pantai dan laut Losari. (ist)

JELANG peringatan hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari nanti,  yang tergabung dari berbagai lembaga menggelar aksi bersih sampah pantai dan laut Losari, Minggu (7/2/2015).

Foto: Keluarga Besar Mahasiswa Kelautan Unhas yang tergabung dari berbagai lembaga menggelar aksi bersih sampah pantai dan laut Losari. (ist)
Foto: Keluarga Besar Mahasiswa Kelautan Unhas yang tergabung dari berbagai lembaga menggelar aksi bersih sampah pantai dan laut Losari. (ist)

Beberapa lembaga yang dimaksud Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (Himitekindo), Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HMIK) Unhas, Marine Science Diving Club (MSDC) Unhas dan Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) Komisariat Ilmu dan Teknologi Kelautan Unhas.

Sekitar 80 mahasiswa ini, melakukan aksi pungut sampah yang berserakan di sekitar anjungan dan permukaan laut Pantai Losari dengan cara beranang.

Berenang sambil membersihkan sampah yang berada permukaan laut Pantai Losari dilakukan sebagai bentuk penolakan membuang sampah di laut.

Selain itu, mereka melakukan kampanye kepedulian akan dampak sampah terhadap laut dengan melakukan orasi dan menampilkan poster mengenai fakta-fakta sampah kepada pengujung Pantai Losari.

“Kegiatan ini dilandasi atas kepedulian mahasiswa Kelautan Unhas mengenai fakta bahwa Indonesia berada pada peringkat kedua setelah China sebagai penyumbang sampah plastik ke dalam laut. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai langkah awal untuk memperingati hari Peduli Sampah Nasional tanggal 21 Februari 2016 nanti,” ujar Sekertaris Jendral Himitekindo, Permas Bagya Maulana.

Pemas menjelaskan, sampah yang masuk ke dalam laut dapat mengganggu kelestarian ekosistem. Salah satunya, dapat mengakibatkan kematian terhadap terumbu karang yang merupakan rumah bagi ikan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan baik di darat maupun di laut. Apalagi, Pemerintah telah mencanangkan program Makassar Ta’ Tidak Rantasa (Makassar Tidak Kotor),” jelas Permas.

Foto: Mahasiswa Kelautan Unhas saat menggelar aksi bersih sampah di laut Losari. (ist)
Foto: Mahasiswa Kelautan Unhas saat menggelar aksi bersih sampah di laut Losari. (ist)

Sementara Ketua HMIK, Abdillah menyampaikan aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekhawatiran Keluarga Besar Mahasiswa Kelautan Unhas terhadap laut yang saat ini semakin tercemar.

“Ini bentuk sosialisasi kami untuk menggugah hati masyarakat agar lebih menjaga kelestarian lingkungan dan keresahan kami melihat laut telah menjadi pusat pembuangan sampah,” jelas Abdillah.

Rencananya, pada hari peringatan peduli sampah nasional nantinya, keluarga mahasiswa Kelautan Unhas akan menggelar aksi yang lebih besar di Anjungan Pantai Losari dan beberapa pulau-pulau kecil di Kota Makassar. (rl/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR