Foto: Tim Jawa Timur Juara Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional. (rayza n)
loading...

Gapuranews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerjasama dengan Museum Nasional, menyelenggarakan lomba Cerdas Cermat Kebudayaan tingkat nasional yang jatuh pada tanggal 8-9 Agustus 2017, dalam rangka bulan kemerdekaan Indonesia ke-72 yang digelar di  Auditorium Museum Nasional, Monas, Jakarta Pusat.

Acara tahunan Kemendikbud yang sudah diselenggarakan selama tiga tahun belakangan ini. Bertujuan untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter. Peserta lomba cerdas cermat kebudayaan yang terdiri dari para siswa siswi SMP/MTS dari 28 Provinsi se-Indonesia.  Para peserta juga didampingi para guru dan kepala pimpinan museum dari 28 provinsi.

Dalam lomba cerdas cermat kebudayaan tersebut, para juri menggunakan soal-soal seputar keragaman budaya Indonesia. Contohnya seperti nama-nama tokoh budaya, tarian tradisional, lagu tradisional hingga sejarah peradaban budaya Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Muhadjir Effendy, yang direncanakan akan menghadiri acara penutupan Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan  berhalangan hadir. Sebab,  Mendikbud  harus menghadiri acara peresmian Museum Keris  yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Solo, Rabu  (9/8/2017)

Peserta wakil dari Provinsi Jawa timur akhirnya keluar sebagai juara pertama dan berhasil membawa pulang piala bergilir Kemendikbud dan uang berjumlah Rp. 30 juta, juara kedua jatuh kepada Provinsi Riau dan berhak membawa hadiah sebesar Rp. 25 juta, dan pada juara ketiga didapat oleh perwakilan dari Provinsi Bengkulu dengan hadiah Rp. 20 juta.

Kirana, Kholisna, dan Syifa sang juara dari Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa sangat senang dapat mengikuti lomba cerdas cermat kebudayaan ini.

“Dengan adanya acara ini kami menjadi lebih menghargai perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi memerdekakan bangsa Indonesia dan meningkatkan jiwa sosial dan persatuan karena dapat berkenalan langsung dengan para peserta dari berbagai Provinsi Indonesia,” kata Syifa.  (Rayza Nirwan/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR