Foto: Hardi Melukis GudsDur

JAKARTA – Hardi kembali mengoreskan kuasnya ke kanvas dengan mengekspresikan sosok Gus Dur. Kali ini bukan sebuah potret biasa, melainkan dengan kostum Raja sultan agung atau raja jawa kasunanan.

“Untuk mengingatkan publik bahwa Gus Dur adalah Bapak/Raja Keberagaman Bangsa,” kata pelukis Terlahir dengan nama R. Soehardi ini, Sabtu (17/2/2018).

Seniman pelukis dan budayawan Indonesia ini menilai, Gus Dur politisi sekaligus budayawan yang luwes, eklektik (menyerap) visi dan nilai Islam menjadi membumi ala Indonesia.

“Sebagai Ketua umum NU beliau juga sebagai ketua Dewan Kesenian Jakarta. Hal ini membuktikan bahwa Gus Dur menyebarkan ide keberagaman dengan basic budaya, seperti cara Walisongo. Karena beliau, Imlek agama Khong Hu Cu menjadi resmi diakui negara,” kata seniman kelahiran Jawa Timur, 26 Mei 1951 ini meyakinkan.

Hardi menilai, hal tersebut bukan hal yang mudah. “Saya melukiskan Gus Dur sebagai sosok legenda. Politisi Gus Dur adalah politisi berkah. Generasi muda harus mempelajari apa siapa Gus Dur dari segala dimensi,” ujar Hardi.

Untuk itu kata Hardi, lukisan Gus Dur ini klas museum. Supaya museum Indonesia membumi dan berakar. (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR