Ilustrasi foto AFI (ist)

FILM ‘Takut Denda’ menjadi pemenang kategori film fiksi anak di acara Apresiasi Film Indonesia (AFI) yang diadakan di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Sabtu 24 Oktober 2015.

Ilustrasi foto AFI (ist)
Ilustrasi foto AFI (ist)

Film produksi Meditatif films pada tahun 2014 ini ditulis dan disuteradarai oleh Arief Rakhman Muallim, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), angkatan 2011 dengan konsentrasi Jurnalistik.

Film ‘Takut Denda’ menyisihkan dua film lainnya dikategori yang sama, yaitu film “Mak Cepluk” dari Yogyakarta, dan film “Menunggu Kabar” dari Jakarta. Film fiksi yang masuk kategori anak adalah film panjang yang berdurasi 60 menit atau film pendek berdurasi diatas 5 menit yang diperuntukkan sebagai tontonan anak.

Arief Rakhman Muallim yang akrab disapa arif ini dalam sambutannya didepan masyarakat Jogja mengatakan, ia sama sekali tak menyiapkan speech untuk kemenangan film pertamanya ini di tingkat nasional, “Saya tidak menyiapkan speech untuk kemenangan saya, karena masuk nominasi di ajang perfilman nasional sudah sangat membanggakan bagi saya” tuturnya.

Arief melanjutkan bahwa apresiasi ini dia persembahkan untuk teman-temannya di Makassar in Cinema dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI.

Dalam wawancaranya bersama Humas UMI, Arief mengungkapkan, ide film “Takut Denda” diangkat dari pengalaman pribadi Arief sebagai penulis dan sutradara yang masuk ke perpustakaan kampus saat kartu perpustakaannya telah habis masa aktif dan dia tidak tau bahwa ternyata kartu itu bisa kadaluarsa. Menurut Arif niat untuk membaca yang dihalangi proses administrasi ini sangat menarik jika dialami oleh anak kecil, karena menurutnya ia sebagai mahasiswa sempat merasa kesal dan kesusahan.

Sebelumnya, ia juga telah meraih sejumlah penghargaan di bidang film, antara lain pemenang film pendek terbaik di ajang Festifal Film Pekan Film Makassar yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Makassar, pemenang film pendek terbaik kategori mahasiswa/umum di ajang Sombere Awards 2015.

“Saya tidak menyangka bisa meraih apresiasi ini karena bagi saya menjadi nominasi saja sudah menjadi sebuah kebanggaan. Bahkan, saat malam penganugerahan,saya tidak menyiapkan speech,” kata Arif, Selasa (3/11/2015).

Dalam ajang Apresiasi Film Indonesia tersebut diikuti sedikitnya 400 judul film untuk 17 kategori film yang dianugerahkan pada malam puncak AFI.

Dekan Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dra Muli Umiaty Noer MHum turut mengapresiasi atas prestasi yang ditorehkan, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Arief Rakhman Muallim dengan meraih Piala Dewantara di ajang Apresiasi Film Indonesia 2015.

Menurutnya, Fakultas Sastra UMI senantiasa memberikan ruang kebebasan bagi mahasiswa dalam berkreasi dan berekspresi.

“Saya harap prestasi Arief Rakhman dapat menjadi contoh positif bagi mahasiswa untuk terus berkreasi dan beraktivitas yang memiliki nilai positif dan edukasi,” katanya, Selasa, (3/11/2015). (gr)

TINGGALKAN KOMENTAR