Foto: Festival Palng Pintu 2017. (ist)

Festival Palang Pintu  menunjukkan bahwa kebudayaan Betawi semakin diakui dan semakin digemari oleh warga
JAKARTA – Dalam rangkaian HUT DKI, Festival Palang Pintu Kemang Ke-12 pun di buka oleh Wakil Wali kota Jakarta Selatan Irmansyah dan Badan Musyawarah Betawi Zainudin atau Oding.

Event seni dan budaya Betawi yang sudah menjadi agenda tahunan untuk melestarikan budaya asli Betawi, mengangkat harkat dan martabat budaya Betawi yang penuh warna

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Irmansyah mengapresiasi kegiatan ini. Ia juga mengimbau warga tetap melestarikan kebudayaan Betawi setelah festival ini usai.

“Kita harus kompak dalam menjaga kebudayaan Betawi serta toleransi dengan kebudayaan lainnya di Jakarta,” kata Irmansyah, Sabtu (6/5/2017).

Bamus Betawi Zainudin dalam sambutanya mengapresiasi kegiatan ini. Zainudin mengatakan festival ini merupakan kegiatan yang positif. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kebudayaan Betawi semakin diakui dan semakin digemari oleh warga.

“Kegiatan ini dapat semakin memperkenalkan kebudayaan Betawi kepada masyarakat,” ujarnya.

Festival Palang Pintu Kemang ke-XII ini diikuti oleh sembiln padepokan dari Jabodetabek yang memperebutkan piala gubernur.

Terdapat 300 stand di Festival Palang Pintu Kemang, dengan menjual berbagai aneka makanan Betawi seperti dodol, kerak telor, dan bir pletok. Souvenir khas Betawi juga terdapat dalam stand seperti ondel-obdel, dan batik khas Betawi.

Festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni seperti tarian Betawi, palang pintu, dan balas pantun.

Isha (25), warga sekitar, mengaku senang dengan adanya Festival Palang Pintu itu. Dia mengaku kegiatan itu adalah bentuk pelestarian budaya Betawi.

“Ini acara tahunan dan memang terkenal Festival Palang Pintu Kemang. Saya warga sekitar seneng kalau acara ini terus dilakukan untuk melestarikan budaya Betawi,” katanya. (gardo)

TINGGALKAN KOMENTAR