Foto ilustrasi: Budaya Baliem. (ist)

Gapuranews.com – Jakarta, Festival satu ini Bisa dibilang sebagai festival kebudayaan paling eksotis yang ada di Indonesia. Kapan lagi anda bisa melihat ratusan pria suku asli Papua berperang secara langsung di depan mata? Lengkap dengan senjata tradisional, koteka, hiasan kepala, serta lukisan cat di wajah.

Foto: Poster Festival Budaya. (ist)

Acara akan digelar selama tiga hari 8-10 Agustus 2017, anda dapat melihat atraksi perang suku dan budaya penduduk asli wilayah pegunungan tengah Papua yang sudah lama ditinggalkan. Anda akan melihat berbagai tombak dan panah akan beterbangan di udara. Sorak sorai penonton pun akan bergemuruh seiring meningkatnya intensitas perang.

Tak perlu bergabung dalam medan perang, karena hal yang perlu anda lakukan hanyalah duduk dan menikmati pemandangan tersebut sambil mengabadikannya lewat kamera. Ada kurang lebih sekitar 40 suku yang berpartisipasi dalam festival ini, diantaranya ada dari suku Dani, Lani, Yali, dan berbagai suku-suku lainnya mengenakan pakaian adat mereka yang sangat eksotis.

Selain atraksi perang suku terdapat juga beberapa rangkaian acara lainnya, seperti tarian tradisional khas suku Papua, karapan anak babi, permainan musik tradisional Pikon dan Witawo, permainan para remaja Papua yang disebut Sikoko dan Puradan, peragaan memasak dengan cara tradisional (bakar batu), cara pembuatan Noken (tas rajut wanita Papua), dan yang terakhir yaitu pameran hasil kerajinan tangan masyarakat setempat.

Jangan lupa juga untuk ikut dalam lomba panahan dan lempar tombak (sege) yang diadakan khusus untuk para turis yang hadir di acara Festival Lembah Baliem. Pastinya ini merupakan kesempatan emas bagi anda yang penasaran tentang kebudayaan dan peradaban suku asli Papua. Satu hal lagi yang perlu diketahui, acara Festival Budaya Lembah Baliem 2017 ini sama sekali tidak mematok biaya tiket masuk alias gratis. (Rayza Nirwan/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR