Foto: Ketua DKM Baharuddin Saputra dan Chairuddin Dahlan. (ist)

MEDAN – Mestro gedang Melayu Chairuddin Dahlan raih penghargaan di malam Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi, Rabu (26/9/2018), di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) lalu, dua kali di tepung tawari.

Setelah Acara ‘Menjemput Sang Maestro’ Chairuddin Dahlan atau Tok Udin digelar dengan acara tepung tawar (upah-upah) di Plaza Anjungan Sumatera Utara Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis, (27/9/2018), Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) menggelar kegiatan yanga sama di Taman Budaya Sumatera Utara, di Medan, Selasa (16/10/2018) malam.

Ketua Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) Baharuddin Saputra, atas nama seluruh seniman dan pekerja dan penggiat seni budaya di Sumatera Utara, mengucapkan selamat kepada Bapak Chairuddin Dahlan yang dikenal sebagai Tok Udin penerima Anugerah Kebudayaan sebagai Maestro Seni Tradisi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia.

“Atas nama seluruh Seniman dan penggiat Seni Budaya Di Sumatera Utara, kami ucapkan selamat kepada Atok Udin atas prestasi menerima anugerah Kebudayaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia pada awal bulan Oktober yang lalu,” kata Bahar.

Ucapan selamat dan.Apresiasi tersebut dikemas oleh Kelompok Pakpung Medan dalam tajuk “setiawar sedingin maestro seni Tradisi Tok Udin” yang ditandai dengan penepung tawaran dan pemberian Bale melayu “upah upah” dari Ketua DKSU kepada Tok Udin”.

Ini adalah wujud penghormatan kami kepada seorang maestro (guru) penabuh gendang melayu yang handal, telah menginspirasi generasi muda pecinta seni Tradisi. Tok Udin telah membuktikan kesetiaannya pada gendang cukup lama.

Puluhan tahun tetap konsisten dan meyakini bahwa gendang musik melayu tidak akan hilang di muka bumi, diharapkan tumbuh dan muncul generasi penerus.

“Tok Udin yang baru baru, Terima kasih kepada pihak Taman Budaya Sumut yang telah memfasilitasi dan Tim Pak Pung Medan yang telah memprakarsai acara ini,” ucap Bahar.

Bahar mengatakan, berbagai kegiatan seni budaya di Sumut akan lebih bergairah, karena DKSU telah memprogramkan kegiatan dari seluruh cabang seni yang ada.

Hadir Malam itu pengurus DKSU, Munir Nasution sebagai pemandu acara, Onny Krisnawan, ilhamsyah, Iwan Ary dan Hendrik Batu Bara dan Sari yang mewakili Kepala Taman Budaya Sumut.

Dari MKM Jaya Arjuna, utusan DKM Wan Saad, Ayub Badrin, Halimuddin Hutagalung. Acara diawali dengan doa selamat dipimpin Abdul Razak Nasution.

Beberapa nama juga hadir dihujan gerimis itu, Amsyal, Jhoni, Syahrial Felani memimpin Group Musik dan para penarinya dan sejumlah nama lainnya ikut berjoget ronggeng Melayu Pak Pung Medan. (ler/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR