Dinas Kebudayaan DIY akan “Gelar Pusaka Warisan Budaya Dunia”. Kegiatan ini untuk meningkatkan apresiasi masyarakat dan melestarikan warisan budaya yang telah mendapat pengakuan Unesco yang ada di DIY

Acara akan digelar pada 24 hingga 29 September 2014 dengan mengambil tempat di Pura Pakualaman Yogyakarta.

Kasi Rekayasa Budaya Dinas Kebudayaan DIY, mengatakan pada media kegiatatan itu akan menghabiskan dana sekitar sebesar 500 juta.

“Maksud dan tujuan dari acara ini adalah pengenalan Warisan Budaya Tak Benda Dunia (Unesco Intangable Culture Haritage) kepada masyarakat luas. Menegaskan bahwa Yogyakarta adalah salah satu pusat budaya dan destinasi wisata berbasis budaya. Serta sebagai informasi kebudayaan, pendidikan, dan pariwisata,” ujar Agus, Selasa (23/9/2014).

Salah satu tujuan diadakannya kegiatan ini tak lain merupakan pengenalan kepada masyarakat luas bahwa Yogyakarta telah mendapat penghargaan dengan diakuinya warisan budaya tak benda oleh UNESCO Ingtangible Culture Heritage yang terdiri dari wayang, keris, dan batik.

Dinas Kebudayaan DIY telah menyiapkan serangkaian acara seperti pameran warisan budaya (wayang, batik, dan keris), bazar kerajinan tradisional (batik dan tosan aji), pagelaran wayang kulit satu malam suntuk, dan pergelaran seni pertunjukan tradisional (Drama Kolosal Sumantri-Sukrasana Njemparing Rasa). (ib/gr)

Foto: Ilustrasi (ist)

TINGGALKAN KOMENTAR