Foto: Dewan Kesenian Medan Buka Puasa Bersama. (ist)

MEDAN – Guna mengisi kisi ibadah dalam Bulan Ramadan, Dewan Kesenian Medan (DKM) menggelar Diskusi ‘Pembangunan Seni dan Budaya di Kota Medan’ yang dirangkai dengan acara silahturahmi, tausiah dan Berbuka Puasa Bersama, Jumat (25/5) di Resto Wong Solo.

Acara dihadiri, Ketua Dewan Kesenian Medan Rianto Ahgly SH dihadapan Anggota MKM Zaidan BS, Yose Rizal Firdaus, Kadis Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kota Medan Fahmi Harahap, Kabid Kesenian Tradisional, sejarah dan permeseuman Yulinar S sos, Kasi Kebudayaan Paulus Silalahi, Kasi Kesenian Tradisonal Oktavia S Sos, Ketua-ketua Komite dan anggota DKM.

“Ini adalah fondasi kerja yang harus dilaksanakan untuk menciptakan tata kelola kesenian di Kota Medan, tentunya dalam pencapaiannya, membutuhkan sinergi yang kuat dan terpadu serta tidak tumpang tindih,” ujar Ketua DKM  Riantho Ahgly.

Sementara Kadis Pendidikan Medan Drs Hasan Basri secara tegas menyatakan, DKM harus solid dan bersinergi dengan pemerintah kota, terutama dengan dinas terkait.

“Dinas Pendidikan Medan siap mendukung dan terbuka untuk melakukan kerjasama dengan DKM, terutama dalam menciptakan sanggar seni di sekolah-sekolah. Hal ini tentunya sejalan dengan visi dan misi DKM yang termaktup dalam strategi plan DKM,” ujar Hasan Basri.

Dalam acara diskusi seni dan budaya yang dirangkai dengan acara silahturahmi, dan tausiah yang diisi oleh Al Ustadz Faisal Al Mandily Nasution dan berbuka puasa bersama. Juga disampaikan bahwa saat ini DKM telah memiliki Sekretariat, baju seragam, logo dan rekening DKM.

Dalam menutup acara Diskudi Seni dan Budaya Kota Medan, silahturahmi dan berbuka puasa, juga dibagikan seragam DKM dan bingkisan sebagai rasa kebersamaan. (aba/gr)

TINGGALKAN KOMENTAR