by

Bromo Erupsi, Wisatawan Tetap Berjubel

JAKARTA – Aktifitas Erupsi Gunung Bromo ternyata tidak mempengaruhi keinginan wisatawan untuk untuk melancong kesana. Bahkan, mereka lebih antusias datang melihat panorama Bromo dengan letupan asap di atasnya.

Wisatawan bahkan mengaku tidak terlalu menghiraukan Gunung Bromo yang dikabarkan tengah erupsi. Wisatan menilai selama pihak berwenang menyatakan aman untuk wisatawan,ia justru malah lebih tertantang mengunjungi Bromo.

example banner

Status Gunung Bromo masih waspada. Tingginya letupan asap dari kawah Bromo diperkirakan karena pengaruh cuaca. Kepala Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Syarif Hidayat menyampaikan kondisi terkini Gunung Bromo hingga, Kamis (21/2/2019) pagi.

“Statusnya Level II (waspada). Informasi dari PVMBG, warga dan wisatawan direkomendasikan untuk tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Bromo,” kata Syarif Kamis (21/2/2019).

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Bromo yang terletak di Jawa Timur mengalami erupsi.

Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Bromo di Jawa Timur melaporkan bahwa telah terjadi hembusan menerus disertai abu tipis di Gunung Bromo, Pada Senin (18/2/2019),

“Tinggi kolom abu teramati +- 600 meter di atas puncak (+- 2.929 meter di atas permukaan laut),” ungkap Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kasbani dalam siaran persnya.

PVMBG mencatat, kolom abu teramati berwarna putih hingga coklat dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal condong ke arah barat dan barat daya.

“Berdasarkan rekaman dari seismograf di pos pemantau, gempa hembusan terekam berupa tremor terus menerus dengan amplitudo 0,5-1mm dominan 1mm,” katanya. (**/gr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed